Holywings Ditutup, Gus Miftah: Nama Muhammad Tidak Bisa untuk Main-main

Jum'at, 01 Juli 2022 - 08:40 WIB
loading...
Holywings Ditutup, Gus Miftah: Nama Muhammad Tidak Bisa untuk Main-main
Gus Miftah menyoroti kasus Holywings yang ditutup imbas dari pemasangan promo minuman keras alias miras dengan menyertakan nama Muhammad dan Maria. Foto/YouTube Deddy Corbuzier
A A A
JAKARTA - Gus Miftah menyoroti kasus Holywings yang ditutup imbas dari pemasangan promo minuman keras alias miras dengan menyertakan nama Muhammad dan Maria. Gus Miftah dengan tegas mengatakan bahwa nama Nabi Muhammad tidak bisa untuk main-main.

Karena itu, Gus Miftah sangat mengapresiasi mereka yang berani mengambil langkah hukum. Menurut penceramah kenamaan Tanah Air itu, Muhammad tidak sekadar nama tapi memiliki arti dan makna penting bagi umat muslim.

"Saya secara pribadi menghargai teman-teman yang ambil langkah hukum, meski ada yang di luar itu. Bahwa nama Muhammad tidak bisa untuk main-main. Diposting malam Jumat dan kenapa jualnya nama besar dalam agama, Muhammad dan Maria," kata Gus Miftah dikutip dari salah satu tayangan di YouTube, Jumat (1/7/2022).

"Salah satu nama yang baik adalah nama Nabi Muhammad SAW. Kenapa banyak orang Islam memberikan nama dengan Muhammad, supaya mendapat keberkahan dari nama Muhammad," sambungnya.

Baca Juga: Profil Gus Miftah, Sahabat Deddy Corbuzier yang Sudah Berdakwah sejak Muda

Lebih lanjut, pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji ini mengingatkan para karyawan Holywings untuk tidak perlu takut akan kehilangan pekerjaan dan pendapatan. Pasalnya, rezeki setiap orang sudah ditentukan oleh Allah SWT.

"Kita nggak boleh meragukan rezeki. Jangan sampai kita MTS musyrik tanpa sadar. Musyrik tanpa sadar itu adalah ketika dia mengatakan, 'Besok saya makan apa?'. Itu namanya meragukan kekuasaan Allah SWT," jelas Gus Miftah.

"Ini cara Allah agar teman-teman Holywings mendapatkan pekerjaan yang lebih halal. Kita jangan meragukan rezeki," tandasnya.

Baca Juga: Penyegelan Holywings di Surabaya Bakal Berlangsung Lama, Ini Penyebabnya
(dra)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1844 seconds (10.55#12.26)