Hadirkan Produk Ramah Lingkungan, Produsen Alat Kebersihan Ini Serap Ratusan Limbah Perbulan
Jum'at, 01 Juli 2022 - 16:56 WIB
loading...
Direktur Utama Klinko Karya Imaji Anggun Supanji mengatakan, produk Klinko memiliki karakteristik utama ramah lingkungan, yang tercermin melalui penerapan konsep 3R (Reuse, Reduce, Recycle), dalam proses pemilihan material benang daur ulang. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Produsen alat kebersihan asal Gresik, Jawa Timur, PT Klinko Karya Imaji (Klinko) komit untuk menghadirkan produk ramah lingkungan sesuai taglinenya. Proses produksi Klinko mampu menyerap limbah tekstil sebanyak 120 ton perbulan.
Direktur Utama Klinko Karya Imaji Anggun Supanji mengatakan, produk Klinko memiliki karakteristik utama ramah lingkungan, yang tercermin melalui penerapan konsep 3R (Reuse, Reduce, Recycle), dalam proses pemilihan material benang daur ulang.
“Hampir 80 persen material produk yang digunakan berasal dari material limbah tekstil sesuai dengan tagline kami ramah lingkungan," kata Karya Imaji Anggun Supanji di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (1/7/2022).
Pria yang akrab disapa Anggun menjelaskan bahwa proses daur ulang limbah tekstil dilakukan mulai dari potongan kain perca yang di sortir terlebih dahulu sebelum diolah menjadi kapas dan benang.
Baca Juga: Ini Solusi Kurangi Pencemaran Limbah Tekstil dari Universitas Pertamina
Direktur Utama Klinko Karya Imaji Anggun Supanji mengatakan, produk Klinko memiliki karakteristik utama ramah lingkungan, yang tercermin melalui penerapan konsep 3R (Reuse, Reduce, Recycle), dalam proses pemilihan material benang daur ulang.
“Hampir 80 persen material produk yang digunakan berasal dari material limbah tekstil sesuai dengan tagline kami ramah lingkungan," kata Karya Imaji Anggun Supanji di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (1/7/2022).
Pria yang akrab disapa Anggun menjelaskan bahwa proses daur ulang limbah tekstil dilakukan mulai dari potongan kain perca yang di sortir terlebih dahulu sebelum diolah menjadi kapas dan benang.
Baca Juga: Ini Solusi Kurangi Pencemaran Limbah Tekstil dari Universitas Pertamina
Lihat Juga :