Kronologi Tewasnya Rina Arano yang Ditemukan Terikat Tanpa Busana di Hutan

Sabtu, 02 Juli 2022 - 22:30 WIB
loading...
Kronologi Tewasnya Rina Arano yang Ditemukan Terikat Tanpa Busana di Hutan
Kronologi tewasnya Rina Arano akhirnya terungkap. Bintang film dewas Jepang itu ditemukan terikat tanpa busana di hutan. Kematian Arano akibat patah tulang. Foto/The Sun
A A A
JAKARTA - Kronologi tewasnya Rina Arano akhirnya terungkap. Bintang film dewas Jepang itu ditemukan terikat tanpa busana di hutan Ibaraki, Jepang. Berdasarkan hasil autopsi, kematian Arano akibat patah tulang hyoid, yang terletak di bawah lidah dan rahang.

Dilansir dari Yahoo, Sabtu (2/7/2022) menurut para penyelidik, ada kemungkinan Arano dicekik sampai meninggal dunia. Arano terakhir terlihat pada 5 Juni 2022 sebelum keluarganya melaporkan dia hilang tiga hari kemudian.

Kaberadaan Arano tertangkap CCTV di luar stasiun kereta api di Prefektur Ibaraki. Dalam video itu, dia terlihat masuk ke dalam mobil bersama Hiroyuki Sanpei, seorang pria berusia 33 tahun yang mengirimkan SMS sebelum dia hilang.

Polisi mulai mencari Arano pada 8 Juni. Arano kemudian ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh penggemarnya pada 14 Juni. Berdasarkan laporan, tubuh perempuan itu sebagian sudah membusuk.

Baca Juga: Rina Arano, Bintang Film Dewasa Jepang Ditemukan Tewas Diikat di Hutan

“Rina Arano diikat ke pohon tanpa pakaian dan sudah mati hampir dua minggu,” kata polisi.

Tubuh Arano ditemukan satu mil jauhnya dari vila mewah Sanpei. Polisi juga telah menangkap Sanpei atas dugaan penculikan dan penahanan Arano.

Sementara dia membantah tuduhan itu, Sanpei mengatakan membawa Arano ke vilanya. Dia kemudian memborgol Arano sebentar dan menurunkannya di toko terdekat.

Polisi menemukan kasur di ruang bawah tanah vila bersama dengan barang-barang yang mengindikasikan seseorang telah tinggal di sana. Ponsel pria itu, yang diduga terdapat foto Arano yang diborgol, disita sebagai barang bukti.

Baca Juga: Kento Yamazaki dan Suzu Hirose Kepergok Jalan Berdua, Santer Diisukan Pacaran

Sanpei mengklaim foto-foto itu diambil dengan persetujuan Arano. Penyidik juga mencatat drive recorder yang dipasang di mobil tersangka, yang menangkap foto dirinya mengemudi di sepanjang jalan hutan dekat lokasi ditemukannya jenazah Arano. Namun, Sanpei belum didakwa. Penyidik masih belum menyelesaikan penyidikan.
(dra)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1271 seconds (10.177#12.26)