10 Delegasi Hadiri ASEAN Tourism Forum, Sandiaga Uno Siapkan Travel Plan ke Desa Wisata Yogyakarta

Minggu, 03 Juli 2022 - 16:39 WIB
loading...
10 Delegasi Hadiri ASEAN...
Menparekraf/Kabaparekraf Sandiaga Salahuddin Uno akan membuat sebuah travel plan ke Desa Wisata Widosari untuk para delegasi yang hadir dalam acara ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023 yang akan berlangsung di Yogyakarta pada Januari 2023. Foto/MNC Media
A A A
KULON PROGO - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno akan membuat sebuah travel plan ke Desa Wisata Widosari untuk para delegasi yang hadir dalam acara "ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023" yang akan berlangsung di Yogyakarta pada Januari 2023.

"Januari akan ada ASEAN Tourism Forum di Yogyakarta dan kita akan gelorakan desa-desa wisata sekeliling Yogyakarta ini untuk menjadi tujuan travel plan bagi para delegasi di 10 negara ASEAN yang akan hadir di Yogyakarta, termasuk juga Desa Wisata Widosari," kata Menparekraf Sandiaga, usai melakukan visitasi ke Desa Wisata Widosari, yang masuk dalam 50 besar desa wisata terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022, Sabtu (2/7/2022).

Desa Wisata Widosari yang terletak di perbukitan Menoreh bagian utara tepatnya di Kelurahan Ngargosari, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, D.I. Yogyakarta ini menawarkan wisata alam, budaya, hingga edukasi yang berkualitas.

Baca Juga: Menparekraf Dorong Penyelamatan Pramuwisata Di Bali
">

Pengembangan desa wisata diharapkan dapat menggeliatkan roda perekonomian masyarakat dengan terbukanya peluang usaha dan lapangan kerja.

Keasrian dari Desa Wisata Widosari tidak bisa dipungkiri lagi. Sejauh mata memandang panorama alam yang disuguhkan di Desa Widosari luar biasa indah. Benar-benar memanjakan mata. Apalagi ketika berada di Puncak Widosari, salah satu atraksi wisata yang sangat diminati wisatawan. Dengan ketinggian 900 meter di atas permukaan laut (mdpl), tidak heran jika semilir angin terus berhembus.

Selain Puncak Widosari, ada pula Kebun Teh Kemadon dengan luas satu hektare. Untuk menyusuri kebun teh ini sudah disediakan jalan setapak di hamparan terasering yang tersusun rapi dengan tinggi yang sama di tiap lariknya. Pemandangan Pegunungan Menoreh yang indah inilah menjadi spot favorit pengunjung yang gemar berselfie.

Desa Wisata Widosari juga dikenal dengan hewan domba dan kambing berkualitas terbaik. Domba dan kambing ini dirawat dan dipelihara di Rajendra Farm. Selain daging domba dan kambing tersebut bisa diolah menjadi berbagai macam kuliner seperti sate dan sop, Rajendra Farm ini juga dimanfaatkan sebagai destinasi wisata edukasi hewan ternak.

Kekayaan alam Desa Wisata Widosari kian lengkap dengan beragam subsektor ekonomi kreatif yang masih dilestarikan masyarakat setempat. Di antaranya seni pertunjukan ada wayang kulit, kuda lumping, tari bangilun, tari lengger tapeng. Menparekraf Sandiaga pun disambut dengan tari bangilun. Dimana tarian ini memang dihadirkan saat penyambutan tamu penting dan juga untuk kepentingan beberapa upacara adat.

Untuk subsektor kuliner ada teh sangrai Widosari, enting-enting jahe, geblek, dan gula aren. Kemudian, fesyen seperti batik tulis, batik cap, dan batik gradasi. Di subsektor kriya ada kentongan ukir, topeng kayu, hingga wayang kulit.

Desa Wisata Widosari juga memiliki beberapa amenitas dengan standard CHSE yang baik. Seperti homestay yang masih menyatu dengan pemilik rumah. Homestay ini menawarkan pengalaman bermalam di rumah tradisional Joglo. Baru-baru ini homestay Desa Widosari memenangkan penghargaan Juara 1 sebagai homestay terbaik di D.I. Yogyakarta.

Kemudian, toilet umum yang lengkap seperti kloset duduk, pencahayaan yang baik, tempat sampah, dan lain sebagainya. Tidak sulit untuk menemukan toilet umum karena disediakan di beberapa titik strategis desa wisata.

Kelembagaan desa wisata ini sudah cukup kuat, karena masyarakat setempat menganut sistem gotong royong dalam mengembangkan desa. Saat ini Desa Wisata Widosari berkolaborasi dengan beberapa lembaga desa seperti Karang Taruna Hipenari dan Jaga Warga Padukuhan Trayu, Polsek Samigaluh, Desa Rintisan Budaya.

Untuk yang ingin mencari tahu informasi lebih lanjut mengenai Desa Wisata Widosari dapat mengunjungi akun media sosialnya mulai dari Facebook, Instagram, Twitter, hingga YouTube.

Dalam program ADWI 2022, Kemenparekraf melibatkan mitra strategis untuk berkolaborasi dalam pengembangan desa wisata. Khususnya desa wisata yang masuk dalam 50 besar desa wisata terbaik ADWI. Mitra strategis ini meliputi ASTRA, BCA, dan BNI.

"Ini kolaborasi kita bersama dengan ASTRA dan lainnya karena kita melihat banyak sekali dampak kepada masyarakat bagaimana ekonomi khususnya pasca-pandemi yang ingin kita bangkitkan ini sangat terbantukan dengan program kolaborasi membangun desa wisata," kata Menparekraf Sandiaga.

Turut mendampingi Menparekraf Sandiaga, Staf Khusus Menparekraf Bidang Pengamanan Destinasi Wisata dan Isu-isu Strategis Kemenparekraf/Baparekraf, Ario Prawiseso; Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu; Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Oneng Setya Harini; Direktur Infrastuktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Hariyanto; dan Kepala Dinas Pariwisata Prov. D.I. Yogyakarta, Singgih Raharjo.
(hri)
Lihat Juga :
wa-channel
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perusahaan Harus Adaptif,...
Perusahaan Harus Adaptif, Berani Sinergi dan Kreatif
MaiA Resmi Diluncurkan...
MaiA Resmi Diluncurkan Kemenpar: Era Baru Pariwisata Cerdas di Indonesia Dimulai
Anti-Bosan! Kemenpar...
Anti-Bosan! Kemenpar Hadirkan Atraksi Wisata Seru Lewat BBWI di Bangka Belitung
Indonesia Disorot Gegara...
Indonesia Disorot Gegara Turis Brazil Jatuh di Rinjani, Kemenpar Ungkap Kronologisnya
Kemenparekraf Dukung...
Kemenparekraf Dukung Indonesia Fashion Week 2025, Usung Tema Ronakultura Jakarta
Kolaborasi Kemenekraf...
Kolaborasi Kemenekraf dan MNC Group Perkuat Ekosistem Industri Kreatif Indonesia
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Rekomendasi
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Berita Terkini
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
Terpopuler
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved