Saya Mencoba Kibor untuk Atlet esport, Gimana Rasanya?
Minggu, 26 April 2020 - 20:28 WIB
loading...
A
A
A
NGEGAME
![Saya Mencoba Kibor untuk Atlet esport, Gimana Rasanya?]()
Saya sempat memainkan gim seperti Sleeping Dogs, Tomb Raider Hingga World War Z. Yang saya rasakan, jelas ngegame jadi lebih nyaman dan responsif. Karena tuts-nya enak ditekan. Meski, saya tidak sampai menyadari perbedaan waktu input yang lebih cepat, misalnya. Ya jelas, karena saya bukan pro-gamer.
KECEPATAN MENGETIK
![Saya Mencoba Kibor untuk Atlet esport, Gimana Rasanya?]()
Logitech G Pro bukan keyboard terbaik yang pernah saya coba untuk mengetik. Enaknya, saya tidak harus ngoyo untuk menekan tuts-nya. Tapi ternyata tidak hasilnya tidak lebih cepat dibanding saat memakai keyboard MacBook Pro. Di MacBook Pro kecepatan saya 76 kata per menit, sedangkan memakai Logitech G Pro melonjak jadi 89 kata per menit. Bedanya sangat jauh.
SOFTWARE
![Saya Mencoba Kibor untuk Atlet esport, Gimana Rasanya?]()
Asiknya mechanical keyboard adalah dukungan software untuk melakukan kustomisasi di tombolnya. Dan dukungan software Logitech G HUB tampilannya sangat berkelas, tersedia untuk PC dan Mac.
Tombol F1-12 bisa dikustomisasi untuk fungsi macro. Yakni, yakni perintah tertentu agar tombol di kibor menjalankan fungsi tertentu. Misalnya tombol F1 untuk melakukan klik berulang-ulang sekali tekan.
![Saya Mencoba Kibor untuk Atlet esport, Gimana Rasanya?]()
Keunikan kibor ini adalah adanya tombol fisik Game Mode di pojok kanan. Fungsinya, akan mematikan fungsi tombol tertentu saat ngegim. Agar tidak ada tombol yang tidak sengaja tertekan saat ngegim.
Bisa juga menyalakan lampu hanya untuk tuts tertentu saja. Supaya fokus pada tuts-tuts yang dipakai ngegim saja. Yang jelas, ruang kustomisasi di kibor ini sangat luas.
BACKLIGHT
![Saya Mencoba Kibor untuk Atlet esport, Gimana Rasanya?]()
Penyetelan backlight di Logitech G Pro cukup kompleks. Bisa menambah atau mengurangi kecerahan warna RGB-nya yang sangat terang itu. Bisa mengganti warna setiap tuts backlit-nya.
Bahkan bisa menyimpan preset sehingga warna tetap sama kendati dicolok di PC berbeda. Selain bisa menyesuaikan warna dari 300 gim, teknlogi G Lightsync juga dapat melakukan sinkronisasi mouse, kibor, headset, hingga speaker.
KESIMPULAN
![Saya Mencoba Kibor untuk Atlet esport, Gimana Rasanya?]()
Fitur-fitur Pro-Gamer ternyata relevan dan sangat berguna juga dengan orang awam. Selain lebih nyaman mengetik, desain tenkeyless juga memudahkan dibawa-bawa dengan berat 980 gram. Secara daya tahan, diklaim mencapai 70 juta ketukan. Juga, dukungan software yang mumpuni. Kalaupun ingin melakukan kustomisasi, misalnya dengan mengganti keycaps, pun tetap bisa dilakukan.

Saya sempat memainkan gim seperti Sleeping Dogs, Tomb Raider Hingga World War Z. Yang saya rasakan, jelas ngegame jadi lebih nyaman dan responsif. Karena tuts-nya enak ditekan. Meski, saya tidak sampai menyadari perbedaan waktu input yang lebih cepat, misalnya. Ya jelas, karena saya bukan pro-gamer.
KECEPATAN MENGETIK

Logitech G Pro bukan keyboard terbaik yang pernah saya coba untuk mengetik. Enaknya, saya tidak harus ngoyo untuk menekan tuts-nya. Tapi ternyata tidak hasilnya tidak lebih cepat dibanding saat memakai keyboard MacBook Pro. Di MacBook Pro kecepatan saya 76 kata per menit, sedangkan memakai Logitech G Pro melonjak jadi 89 kata per menit. Bedanya sangat jauh.
SOFTWARE

Asiknya mechanical keyboard adalah dukungan software untuk melakukan kustomisasi di tombolnya. Dan dukungan software Logitech G HUB tampilannya sangat berkelas, tersedia untuk PC dan Mac.
Tombol F1-12 bisa dikustomisasi untuk fungsi macro. Yakni, yakni perintah tertentu agar tombol di kibor menjalankan fungsi tertentu. Misalnya tombol F1 untuk melakukan klik berulang-ulang sekali tekan.

Keunikan kibor ini adalah adanya tombol fisik Game Mode di pojok kanan. Fungsinya, akan mematikan fungsi tombol tertentu saat ngegim. Agar tidak ada tombol yang tidak sengaja tertekan saat ngegim.
Bisa juga menyalakan lampu hanya untuk tuts tertentu saja. Supaya fokus pada tuts-tuts yang dipakai ngegim saja. Yang jelas, ruang kustomisasi di kibor ini sangat luas.
BACKLIGHT

Penyetelan backlight di Logitech G Pro cukup kompleks. Bisa menambah atau mengurangi kecerahan warna RGB-nya yang sangat terang itu. Bisa mengganti warna setiap tuts backlit-nya.
Bahkan bisa menyimpan preset sehingga warna tetap sama kendati dicolok di PC berbeda. Selain bisa menyesuaikan warna dari 300 gim, teknlogi G Lightsync juga dapat melakukan sinkronisasi mouse, kibor, headset, hingga speaker.
KESIMPULAN

Fitur-fitur Pro-Gamer ternyata relevan dan sangat berguna juga dengan orang awam. Selain lebih nyaman mengetik, desain tenkeyless juga memudahkan dibawa-bawa dengan berat 980 gram. Secara daya tahan, diklaim mencapai 70 juta ketukan. Juga, dukungan software yang mumpuni. Kalaupun ingin melakukan kustomisasi, misalnya dengan mengganti keycaps, pun tetap bisa dilakukan.
(dan)
Lihat Juga :