Terima Banyak HKI di Bidang Stem Cell, Dokter Purwati Sabet Rekor Muri

Selasa, 05 Juli 2022 - 19:27 WIB
loading...
Terima Banyak HKI di...
Seluruh Hak Kekayaan Intelektual yang diterima dr. Purwati dibuat hanya dalam waktu satu tahun, antara September 2018 hingga Oktober 2019. / Foto: ist
A A A
JAKARTA - Tercatat sebagai penerima Hak Kekayaan Intelektual (HKI) terbanyak di bidang stem cell, Dr. dr. Purwati, SpPD, K-PTI, FINASIM, mendapat ganjaran penghargaan rekor MURI (Museum Rekor-Dunia Indonesia).

Dosen Fakultas Vokasi Unair sekaligus Ketua Pusat Penelitian dan Pengembangan Stem Cell Unair itu memperoleh sejumlah paten dan hak cipta hanya dalam kurun waktu 1 tahun.

Adapun HKI tersebut antara lain 4 paten mandiri dengan judul, yakni Adipose Derived Stem cell Tissue Engineering untuk Terapi Ulkus Diabetik, Rekayasa Sel Punca Pulpa Gigi untuk Meningkatkan Penyatuan Implan Gigi, Prototipe Limfosit TCD4+ yang Resisten Terhadap Infeksi HIV, dan Medium Transport untuk Terapi Sel Punca (Transport Stem Cell Medium/TSC Medium).

Baca juga: 8 Penyebab Stroke seperti yang Dialami Bob Tutupoly, Waspadai sejak Dini

Kemudian, 1 paten bersama berjudul Jaringan Tulang Rawan Rekayasa Untuk Terapi Osteoartritis dari Kombinasi Sel Progenitor Kondrosit dan Scaffold Tulang Rawan. Selanjutnya, 1 paten sederhana bersama bertajuk Metode Pembuatan Sel Punca dari Darah Tali Pusat Manusia Untuk Regenerasi Kulit.

Berikutnya, ada 3 hak cipta mandiri yang masing-masing berjudul Basic Science Stem Cell dan Metabolit, Basic Science Jaringan dan Bio-Engineering, serta Riset dan Aplikasi Stem Cell, Metabolit, dan Bio-Processing.

"Hak Kekayaan Intelektual ini dibuat dalam waktu 1 tahun, antara September 2018 hingga Oktober 2019. Teknologi stem cell selalu berkembang, yang diwujudkan dengan adanya inovasi riset yang dapat diaplikasikan sebagai alternatif terapi di bidang kesehatan bagi pelayanan kesehatan yang membutuhkan," tutur dr. Purwati seusai menerima rekor Muri di Jakarta, Selasa (5/7/2022).

Menurutnya, pengembangan riset dan penyelenggaraan stem cell di Indonesia tidak kalah dibandingkan di luar negeri. "Perkembangan stem cell sudah cukup maju, baik di bidang riset maupun untuk regulasi," ucapnya.

"Di bidang riset tidak hanya di laboratorium tapi juga sudah banyak yang uji klinis, penelitian berbasis pelayanan. Kemenkes juga sudah ada komite nasional stem cell Indonesia, dikawal oleh peraturan Menteri Kesehatan yang mengatur bagaimana pelaksanaan stem cell di Indonesia, mulai dari perizinan lab nya, penelitiannya, pelayanan yang standar, sudah diatur semua," jelas dia.

Dari tahun ke tahun, kata dr. Purwati, lab yang memiliki izin juga sudah banyak, riset bertambah banyak, sehingga Indonesia tidak kalah kompetitif dengan negara lain.

"Ada 13 rumah sakit yang ditetapkan Kemenkes untuk penelitian berbasis pelayanan penyelenggaraan stem cell, bisa juga di faskes lain seperti klinik utama, rumah sakit tipe B, C asal punya jejaring dengan rumah sakit yang sudah ditetapkan," bebernya.

Dia memaparkan, stem cell teknik dasarnya adalah untuk meregenerasi jaringan, mengeluarkan hormon-hormon yang bagus untuk anti peradangan lalu digunakan untuk degenerative disease, kemudian untuk cancer.

Degeneratif disease sendiri termasuk diabetes tipe 2, stroke, parkinson, penyakit jantung, penyakit tulang, hingga autoimun yang belakangan ini menempati ranking 3 dunia setelah kanker dan jantung.

"Autoimun terjadi karena beberapa faktor di antaranya karena sistem imun tubuh salah mengenali benda sendiri dianggap benda asing, jadi misalnya kena ginjal karena ada sel-sel ginjal yang dianggap benda asing sehingga dirusak," ujarnya.

"Di sini dengan stem cell diregulasi system imunnya agar system tersebut tidak menghantam sendiri. Penanganan pasien autoimun dengan stem cell improvement nya bagus yaitu 70% persen ke atas dan ini sudah kita publikasi di jurnal Internasional," terang dr. Purwati.

Indonesia sendiri cukup kompetitif dengan negara lain dalam hal stem cell dan bisa setara dengan Jerman, Swiss, China, Korea. Jika diterapkan di Indonesia, biaya stem cell hanya seperlima sampai seperdelapan dari negara-negara tersebut.

Baca juga: Buah yang Bagus untuk Positif Covid-19 BA.4 dan BA.5, Ini Penjelasan Dokter

"Semoga berbagai hasil riset yang telah terdaftar sebagai Kekayaan Intelektual di atas dapat memberikan manfaat di dunia kesehatan baik untuk pasien maupun untuk dokter dan faskes yang memberikan pelayanan, dan pelayanan stem cell diharapkan mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri," tutupnya.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Terima Penghargaan MURI Kartini atas Konser Tehillim - The Heart of Worship
Meja Sintered Stone...
Meja Sintered Stone 5 Meter Pecahkan Rekor MURI, Bukti Kemewahan Interior Modern
Ukir Tiga Rekor MURI...
Ukir Tiga Rekor MURI Libatkan 3.500 Anak Yatim, dr. Ayu Widyaningrum Cetak Sejarah di Ramadan 2026
Siloam Hospitals Terima...
Siloam Hospitals Terima Penghargaan MURI, Berhasil Ajak 9351 Peserta Belajar Basic Life Support
Terapi Stem Cell Makin...
Terapi Stem Cell Makin Populer di Indonesia, Efektif Perbaiki Jaringan dan Atasi Osteoartritis
Peneliti IPB Ungkap...
Peneliti IPB Ungkap Manfaat Ginseng Jawa, dari Diabetes hingga Potensi Industri Kosmetik
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Peneliti Universitas...
Peneliti Universitas Jember Buktikan Tanaman Liar Kalimantan Efektif Turunkan Gula Darah
Kasus Riset Palsu Demi...
Kasus Riset Palsu Demi Plesiran, Mendiktisaintek Ungkap Temuan Awal
Rekomendasi
Sepak Bola Gelorakan...
Sepak Bola Gelorakan Kampanye Dont Stop The Celebration, Ajak Masyarakat Rayakan Kebersamaan
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Berita Terkini
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Sneaker Louis Vuitton...
Sneaker Louis Vuitton Combi Rancangan Pharrell Williams Dikritik, Disebut Mirip Vans Authentic
Quick Marriage with...
Quick Marriage with Twins: A Dazzling Mom's Tale di V+Short, Kisah Ibu Tangguh yang Menemukan Cinta Lamanya
Jangan Cuma Istri, Suami...
Jangan Cuma Istri, Suami Juga Harus Periksa Kesuburan saat Program Hamil
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved