Ivana Trump Meninggal Diduga karena Henti Jantung, Ini Penyebab dan Gejalanya
Jum'at, 15 Juli 2022 - 08:05 WIB
loading...
A
A
A
Jika ada yang tidak beres, jantung bisa berdetak terlalu cepat, terlalu lambat atau tidak teratur (aritmia). Seringkali aritmia ini singkat dan tidak berbahaya, tetapi beberapa jenis dapat menyebabkan serangan jantung mendadak.
Baca Juga: Denyut Jantung Sering Terlampau Cepat setelah Berolahraga? Waspada Aritmia
Irama jantung yang paling umum pada saat serangan jantung adalah aritmia di ruang bawah jantung (ventrikel). Impuls listrik yang cepat dan tidak menentu menyebabkan ventrikel bergetar sia-sia alih-alih memompa darah (fibrilasi ventrikel).
Henti jantung dapat terjadi pada orang yang tidak memiliki penyakit jantung yang diketahui. Namun, aritmia yang mengancam jiwa biasanya berkembang pada seseorang dengan kondisi jantung yang sudah ada sebelumnya, mungkin tidak terdiagnosis. Kondisi ini termasuk:
1. Penyakit arteri koroner
2. Serangan jantung
3. Pembesaran jantung (kardiomiopati)
4. Penyakit jantung katup
5. Cacat jantung hadir saat lahir (penyakit jantung bawaan)
6. Masalah listrik di jantung
Baca Juga: Denyut Jantung Sering Terlampau Cepat setelah Berolahraga? Waspada Aritmia
Irama jantung yang paling umum pada saat serangan jantung adalah aritmia di ruang bawah jantung (ventrikel). Impuls listrik yang cepat dan tidak menentu menyebabkan ventrikel bergetar sia-sia alih-alih memompa darah (fibrilasi ventrikel).
Henti jantung dapat terjadi pada orang yang tidak memiliki penyakit jantung yang diketahui. Namun, aritmia yang mengancam jiwa biasanya berkembang pada seseorang dengan kondisi jantung yang sudah ada sebelumnya, mungkin tidak terdiagnosis. Kondisi ini termasuk:
1. Penyakit arteri koroner
2. Serangan jantung
3. Pembesaran jantung (kardiomiopati)
4. Penyakit jantung katup
5. Cacat jantung hadir saat lahir (penyakit jantung bawaan)
6. Masalah listrik di jantung
(dra)
Lihat Juga :