Cantiknya Via Vallen Pakai Siger Sunda saat Jalani Prosesi Mapag Panganten

Minggu, 17 Juli 2022 - 17:33 WIB
loading...
Cantiknya Via Vallen Pakai Siger Sunda saat Jalani Prosesi Mapag Panganten
Pasangan Via Vallen dan Chevra Yolandi baru saja menjalani salah satu prosesi pernikahan khas adat Sunda, ‘Mapag Panganten’, pada Minggu (17/7/2022). Foto/Tangkapan layar Indosiar
A A A
JAKARTA - Pasangan Via Vallen dan Chevra Yolandi baru saja menjalani salah satu prosesi pernikahan khas adat Sunda, ‘Mapag Panganten’. Ini menjadi rangkaian terakhir dalam acara pernikahan Via Vallen dan Chevra Yolandi yang dijalani pada Minggu (17/7/2022).

Di acara ini, Via Vallen tampil berbeda jika dibandingkan saat prosesi akad nikah pada Jumat (15/7) kemarin. Sebab, pada akad nikah tersebut, penyanyi kelahiran Jawa Timur ini mengenakan kebaya klasik serta riasan adat Jawa.

Kemudian saat resepsi pun, Via Vallen terlihat cantik dalam balutan busana internasional. Berbeda dengan di momen ‘Mapag Panganten’ dari Sunda yang digelar sore ini.

Di prosesi ini, perempuan bernama asli Maulidia Octavia terlihat cantik dalam kebaya brukat hijau muda yang dipadankan dengan kain. Saat menjalani serangkaian prosesi ini, Via Vallen juga mengenakan Siger Sunda, lengkap dengan ronce melati di kepala dan rambutnya. Kemudian untuk riasannya pun terlihat lembut dan flawless.

Baca Juga: Via Vallen Gelar Prosesi Mapag Panganten dengan Adat Sunda, Ini Alasannya
">

Sementara itu, Chevra, tampak gagah berada di sisi Via Vallen. Dia juga mengenakan busana berwarna serasi dan blangkon serta kalung melati di dadanya.

Via pun mengatakan bahwa prosesi adat Sunda ini sebenarnya tidak ada. Tetapi, demi menghormati almarhumah neneknya yang merupakan orang Sunda, Via menggelar acara Mapag Panganten tersebut.

“Biar semua ikut bahagia, makanya (diputuskan) pakai adat Jawa dan Sunda,” kisah Via Vallen di acara Mapag Panganten yang disiarkan langsung di stasiun televisi, Minggu (17/7/2022).

Ada sejumlah prosesi adat yang dilakoni Via Vallen dan Chevra Yolandi. Mulai dari Mapag Penganten, Saweran, Turun Bantayan, Meuleum Harupat, Nincak Endog, hingga Ngagegel Bakakak Hayam.
(hri)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1105 seconds (10.177#12.26)