Covid-19 Gejala Ringan Tetap Berpotensi Sebabkan Long Covid, Begini Penjelasannya
Senin, 18 Juli 2022 - 18:18 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Dokter Spesialis Paru RSUP Persahabatan dr Fathiyah Isbaniah, Sp.P(K) menerangkan bahwa long Covid yang terjadi pada pasien Covid-19 gejala ringan biasanya tidak berat. Kenapa begitu?
"Covid-19 itu terbukti bisa menyerang semua sistem di tubuh. Tapi, semakin besar serangan yang terjadi, maka semakin besar kerusakan, dan itu akan membuat pasien Covid-19 mengalami banyak keluhan saat long Covid," ungkap dr Fathiyah.
Misalnya, pada pasien Covid-19 yang mengalami masalah jantung akibat infeksi Covid-19, setelah dia selesai perawatan Covid-19, mungkin masih merasa jantungnya sering berdebar-debar.
"Nah, pada kasus pasien Covid-19 ringan yang tidak mengalami masalah pada jantung, ya, tidak akan mengalami kondisi long Covid pada jantungnya," tambah dr Fathiyah.
Seperti dijelaskan dr Agus sebelumnya, kemungkinan pasien Covid-19 gejala ringan hanya akan mengalami kelelahan yang berkepanjangan sekali pun dia sudah dinyatakan negatif Covid-19 dan menyelesaikan pengobatan.
"Covid-19 itu terbukti bisa menyerang semua sistem di tubuh. Tapi, semakin besar serangan yang terjadi, maka semakin besar kerusakan, dan itu akan membuat pasien Covid-19 mengalami banyak keluhan saat long Covid," ungkap dr Fathiyah.
Misalnya, pada pasien Covid-19 yang mengalami masalah jantung akibat infeksi Covid-19, setelah dia selesai perawatan Covid-19, mungkin masih merasa jantungnya sering berdebar-debar.
"Nah, pada kasus pasien Covid-19 ringan yang tidak mengalami masalah pada jantung, ya, tidak akan mengalami kondisi long Covid pada jantungnya," tambah dr Fathiyah.
Seperti dijelaskan dr Agus sebelumnya, kemungkinan pasien Covid-19 gejala ringan hanya akan mengalami kelelahan yang berkepanjangan sekali pun dia sudah dinyatakan negatif Covid-19 dan menyelesaikan pengobatan.
(tsa)
Lihat Juga :