Klarifikasi IDI soal 3 Dokter Meninggal usai Disuntik Vaksin Booster Kedua
Senin, 01 Agustus 2022 - 10:10 WIB
loading...
Kabar mengejutkan merebak di media sosial. Tiga dokter yang bertugas di Trillium Health Partners-Mississauga Hospital, Kanada, meninggal dunia usai disuntik vaksin Covid-19 booster kedua. Foto Ilustrasi/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kabar mengejutkan merebak di media sosial. Tiga dokter yang bertugas di Trillium Health Partners-Mississauga Hospital, Kanada, meninggal dunia usai disuntik vaksin Covid-19 dosis keempat atau booster kedua .
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam hal ini diwakili Profesor Zubairi Djoerban merespons kabar tersebut. Menurutnya, itu adalah rumor tanpa bukti.
"Tiga dokter Trillium Health Partners, satu rumah sakit di Ontario, Kanada, mendadak meninggal setelah mendapatkan vaksin booster kedua. Benarkah? Ini rumor dan tanpa bukti," tegas Prof Zubairi dalam keterangannya di Twitter, Senin (1/8/2022).
Baca Juga: Vaksin Merah Putih Dipakai untuk Booster Kedua? Begini Kata Wamenkes
Data yang dihimpun Prof. Beri, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa ketiga dokter yang meninggal mendadak itu tidak ada kaitannya dengan vaksin booster kedua. "Dua di antara mereka meninggal akibat kanker dan satunya lagi karena sakit parah," ungkapnya.
Sebelumnya, akun Twitter @canadacindy membagikan informasi bahwa tiga dokter meninggal mendadak setelah mendapatkan vaksin booster kedua.
"Tiga dokter di Trillium Health Partners-Mississauga Hospital tiba-tiba meninggal 1 minggu diduga pascamenerima vaksin booster kedua. Kemungkinannya ketiga dokter ini meninggal setelah pihak rumah sakit mulai memberikan suntikan ke-4 kepada staf rumah sakit," tulisnya di unggahan yang dibagikan pada 23 Juli 2022.
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam hal ini diwakili Profesor Zubairi Djoerban merespons kabar tersebut. Menurutnya, itu adalah rumor tanpa bukti.
"Tiga dokter Trillium Health Partners, satu rumah sakit di Ontario, Kanada, mendadak meninggal setelah mendapatkan vaksin booster kedua. Benarkah? Ini rumor dan tanpa bukti," tegas Prof Zubairi dalam keterangannya di Twitter, Senin (1/8/2022).
Baca Juga: Vaksin Merah Putih Dipakai untuk Booster Kedua? Begini Kata Wamenkes
Data yang dihimpun Prof. Beri, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa ketiga dokter yang meninggal mendadak itu tidak ada kaitannya dengan vaksin booster kedua. "Dua di antara mereka meninggal akibat kanker dan satunya lagi karena sakit parah," ungkapnya.
Sebelumnya, akun Twitter @canadacindy membagikan informasi bahwa tiga dokter meninggal mendadak setelah mendapatkan vaksin booster kedua.
"Tiga dokter di Trillium Health Partners-Mississauga Hospital tiba-tiba meninggal 1 minggu diduga pascamenerima vaksin booster kedua. Kemungkinannya ketiga dokter ini meninggal setelah pihak rumah sakit mulai memberikan suntikan ke-4 kepada staf rumah sakit," tulisnya di unggahan yang dibagikan pada 23 Juli 2022.
Lihat Juga :