Vaksin Merah Putih Dipakai untuk Booster Kedua? Begini Kata Wamenkes

Kamis, 28 Juli 2022 - 15:11 WIB
loading...
Vaksin Merah Putih Dipakai untuk Booster Kedua? Begini Kata Wamenkes
Pemberian vaksin booster kedua untuk nakes akan mulai dilakukan pada Jumat, 29 Juli 2022. Foto Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemberian vaksin booster kedua untuk nakes akan mulai dilakukan pada Jumat, 29 Juli 2022. Hal ini disambut baik oleh para nakes yang memang membutuhkan proteksi lebih dalam menjalankan tugas memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Nakes diprioritaskan karena mereka berhadapan langsung dengan penyakitnya dan dilaporkan ada dua dokter yang meninggal dunia akibat paparan Covid-19 varian baru yang saat ini sedang menyebar di masyarakat.

Baca Juga: Booster Kedua untuk Nakes Diberikan Besok, Wamenkes: Melindungi Mereka dari Varian Baru

Nah, bicara soal jenis vaksin yang akan dipakai, diketahui bahwa vaksin booster kedua akan menggunakan vaksin yang telah mengantongi EUA dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Pun memperhatikan ketersediaan vaksin yang ada.

Bagaimana dengan vaksin Merah Putih yang direncanakan rilis pada Agustus mendatang? Apakah vaksin buatan anak bangsa ini berpotensi dipakai untuk booster kedua?

Menurut Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, bisa saja penggunaan vaksin Merah Putih untuk booster kedua. Tapi, harus dilihat lagi dari hasil tesnya, khususnya dalam pengujian booster.

Baca Juga: Vaksin Merah Putih Diproduksi Massal Mulai Agustus 2022

"Akan ada mekanisme clinical trial terlebih dulu. Kalau memang clinical trial-nya vaksin Merah Putih menunjukkan hasil yang baik, maka tentu vaksin Merah Putih bisa dipakai untuk booster kedua," terang Wamenkes Dante saat ditemui MNC Portal di Gedung Prodia Jakarta Pusat, Kamis (28/7/2022).

Intinya, kata Dante, vaksin untuk booster kedua adalah vaksin yang memang sudah direkomendasikan oleh Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

"Vaksin yang akan dipakai untuk booster kedua sudah dipastikan merupakan rekomendasi dari ITAGI. Jadi, sudah pasti vaksin yang dipakai melalui serangkaian tes dan penilaian secara ilmiah yang dilakukan oleh para ahli," tambah Wamenkes.
(tsa)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1847 seconds (11.252#12.26)