Sakit saat Buang Air Bisa Jadi Gejala Cacar Monyet, Waspada!

Senin, 01 Agustus 2022 - 15:36 WIB
loading...
Sakit saat Buang Air...
Gejala cacar monyet terbaru dilaporkan di Inggris, di mana pasien mengalami pembengkakan Mr P dan nyeri dubur. Foto Ilustrasi/Istimewa
A A A
JAKARTA - Gejala cacar monyet terbaru dilaporkan di Inggris, di mana pasien mengalami pembengkakan Mr P dan nyeri dubur. Laporan ini dipublikasi di BMJ.

Dalam studi BMJ tersebut diketahui bahwa pasien cacar monyet saat ini berbeda dengan epidemi di Afrika. Gejala baru yang telah dilaporkan adalah pembengkakan Mr P dan nyeri dubur.

Penelitian dilakukan oleh Guys and St Thomas's NHS Foundation Trust di London, mengamati 197 pasien yang dites positif cacar monyet sejak Mei hingga Juni 2022. Semuanya adalah laki-laki dengan 196 di antaranya pria gay, biseksual, atau laki-laki berhubungan seks dengan laki-laki.

Baca Juga: WHO Pastikan Cacar Monyet Tidak Akan Jadi Pandemi

Ini mencerminkan situasi secara global bahwa wabah ini memang mempengaruhi kelompok LGBT, sekali pun virus cacar monyet bisa menginfeksi semua orang.

"Di antara 197 pasien ini, semuanya mengalami lesi yang paling sering muncul di alat kelamin dan daerah sekitar anus," ungkap studi tersebut, dikutip dari laman Newsweek, Senin (1/8/2022).

Para peneliti juga menemukan bahwa 71 pasien mengalami nyeri dubur atau nyeri saat buang air besar. Ini menjadi alasan utama delapan orang sampai harus dirawat di rumah sakit.

Salah satu pasien, pria berusia 46 tahun, mencari pertolongan medis setelah mengalami gejala yang dimulai dengan demam, sakit tenggorokan, dan kelelahan, yang diikuti nyeri dubur yang parah.

"Seminggu setelah gejala itu muncul, nyeri duburnya menjadi sangat parah, sehingga dia perlu dirawat di rumah sakit," tambah laporan itu.

Baca Juga: Dokter Pastikan Cacar Monyet Tidak Menular Lewat Udara

Lebih lanjut, 31 pasien dalam studi ini melaporkan alami edema penis yang ditandai dengan pembengkakan penis. Lima pasien mesti dirawat di rumah sakit karena gejala tersebut.

Secara keseluruhan, 20 peserta studi dirawat di rumah sakit untuk mengobati gejala, yang mana paling sering ditangani adalah nyeri dubur dan pembengkakan penis.

"Ada 22 peserta yang hanya punya 1 lesi, yang biasanya akan berkembang jadi beberapa lesi di seluruh tubuh. Sembilan peserta juga mengalami pembengkakan amandel yang sekali lagi tidak khas untuk penyakit ini," tambah laporan tersebut.

Perlu dicatat, mayoritas peserta studi (86 persen) itu mengalami gejala umum cacar monyet, seperti demam dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Lantas, mengapa terjadi gejala baru pada cacar monyet ini?

Dijelaskan Julia Bilinska, penulis studi dan pencatat kesehatan seksual di Guys and St Thomas' NHS Foundation Trust, bahwa belum diketahui mengapa cacar monyet menyebabkan gejala yang tidak biasa pada beberapa orang.

"Ini mungkin menunjukkan adanya perubahan dalam perjalanan penyakit itu sendiri secara alami atau mungkin karena cara penularannya. Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk bisa menjawab pertanyaan itu," terang Julia.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lab Indonesia 2026 Perkuat...
Lab Indonesia 2026 Perkuat Ekosistem Riset dan Industri Berbasis Teknologi
Penelitian: Ubah Pola...
Penelitian: Ubah Pola Makan ke Diet Mediterania Bisa Tambah Umur Bertahun-Tahun
Penyebab Wendi Cagur...
Penyebab Wendi Cagur Dilarikan ke Rumah Sakit, Nyeri Dada hingga Asam Lambung
Mengenal Gejala HMPV...
Mengenal Gejala HMPV pada Anak, Penyakit Pernapasan yang Mewabah di China
Gejala Infeksi Bakteri...
Gejala Infeksi Bakteri E. Coli pada Burger McD, Ini yang Dialami Penderitanya
Mengenal Apa itu Dermatitis...
Mengenal Apa itu Dermatitis Atopik? Ini Penjelasan dari Mustela dan Solusinya
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
Rekomendasi
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Presiden Korea Selatan...
Presiden Korea Selatan Bingung Taegeuk Warriors Tersingkir di Piala Dunia 2026
Refly Harun Desak PN...
Refly Harun Desak PN Jakarta Timur Bolehkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa
Berita Terkini
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Awkarin Penuhi Panggilan...
Awkarin Penuhi Panggilan Polisi, Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel
Dituding Langgar Hak...
Dituding Langgar Hak Cipta, Syahravi Resmi Laporkan Fariz RM ke Polda Metro Jaya
Nonton Jazz Gunung 2026...
Nonton Jazz Gunung 2026 Nggak Pake Mahal, Ada Diskon Tiket 40% Pakai BRImo!
Sinopsis Prescription...
Sinopsis Prescription of Judgment di V+Short, Drama China Seru untuk Penggemar Short Drama
Infografis
5 Penyakit yang Bisa...
5 Penyakit yang Bisa Diatasi dengan Air Rebusan Serai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved