Gandeng Musisi, Indonesia Serasi Ajak Generasi Muda Bangkitkan Persatuan
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 16:08 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karenanya, gerakan Indonesia Serasi telah menyiapkan sejumlah lagu yang akan disebarluaskan selama setahun ke depan, melalui berbagai platform media sosial seperti YouTube, Facebook, Twitter, Instagram, TikTok, dan lain sebagainya.
Sebagai pembuka, lagu pertama berjudul Indonesia Serasi yang dibawakan Kamasean, Abraham Kevin, dan Ebith Beat A telah dirilis. Lagu tersebut diadaptasi dari dua lagu daerah Kalimantan Selatan, yakni Ampar-ampar Pisang dan Paris Barantai.
Penggunaan lagu-lagu daerah itu bertujuan mempopulerkan kembali karya seniman dan komponis Indonesia serta sebagai simbol persatuan seluruh budaya Indonesia dalam bingkai NKRI.
"Musik itu sifatnya universal sehingga bisa diterima masyarakat dari berbagai latar belakang suku, agama, budaya dan golongan tingkat ekonomi bahkan pendidikan sekalipun," ungkap Hadad Alwi dalam jumpa pers virtual zoom meeting, belum lama ini.
Menariknya, Hadad Alwi menggandeng musisi dari beragam generasi dan genre. Bahkan, musisi yang terlibat memiliki suara keprihatinan yang sama mengenai persatuan, karena pernah mengalami kejadian yang tak mengenakkan tentang bullying.
Sebagaimana yang pernah dialami Kamasean alias Sean Idol. Dia mengisahkan pengalaman tak menyenangkan karena pernah mendapatkan rundungan atas agama dan fisiknya yang dianggap sebagai lelucon. "Makanya lewat gerakan ini ingin musik diterima sebagai bahasa persatuan," lanjutnya.
Sebagai pembuka, lagu pertama berjudul Indonesia Serasi yang dibawakan Kamasean, Abraham Kevin, dan Ebith Beat A telah dirilis. Lagu tersebut diadaptasi dari dua lagu daerah Kalimantan Selatan, yakni Ampar-ampar Pisang dan Paris Barantai.
Penggunaan lagu-lagu daerah itu bertujuan mempopulerkan kembali karya seniman dan komponis Indonesia serta sebagai simbol persatuan seluruh budaya Indonesia dalam bingkai NKRI.
"Musik itu sifatnya universal sehingga bisa diterima masyarakat dari berbagai latar belakang suku, agama, budaya dan golongan tingkat ekonomi bahkan pendidikan sekalipun," ungkap Hadad Alwi dalam jumpa pers virtual zoom meeting, belum lama ini.
Menariknya, Hadad Alwi menggandeng musisi dari beragam generasi dan genre. Bahkan, musisi yang terlibat memiliki suara keprihatinan yang sama mengenai persatuan, karena pernah mengalami kejadian yang tak mengenakkan tentang bullying.
Sebagaimana yang pernah dialami Kamasean alias Sean Idol. Dia mengisahkan pengalaman tak menyenangkan karena pernah mendapatkan rundungan atas agama dan fisiknya yang dianggap sebagai lelucon. "Makanya lewat gerakan ini ingin musik diterima sebagai bahasa persatuan," lanjutnya.
Lihat Juga :