7 Perbedaan Utama Film Bullet Train dan Novel Maria Bitoru

Rabu, 10 Agustus 2022 - 23:31 WIB
loading...
A A A
Karakter yang menyatukan semuanya di film itu adalah White Death. Dia berencana untuk menyatukan semua pembunuh di kereta peluru dengan harapan mereka akan sealing membunuh. Rencana ini dimulai sebagai balas dendam atas keterlibatan para pembunuh itu dalam pembunuhan istri White Death. Tapi, White Death bukanlah karakter di novel Maria Bitoru. Bos mafia di novel itu adalah Yoshio Minegishi, yang punya reputasi sebagai orang kejam.

Di film, Minegishi adalah tidak lebih dari karakter minor. Dia dikhianati dan dibunuh White Death yang kemudian berkuasa. White Death menggantikan Minegishi sebagai bos kejahatan berdarah dingin, yang tidak mau dikhianati dan menakuti semua orang di kereta itu. Penambahan White Death di film mengubah ending-nya. Ayah Yuichi melakukan balas dendam terhadap White Death karena telah membunuh istrinya dan Minegishi.

3. Pangeran Adalah Seorang Cowok Remaja di Novel

7 Perbedaan Utama Film Bullet Train dan Novel Maria Bitoru

Foto: AMC Theatre

Di novel, sang Pangeran adalah Satoshi Oji, seorang cowok remaja yang memanipulasi semua orang di sekitarnya. Dia mematikan, kejam, dan bisa mempecundangi orang lain demi mendapatkan apa yang dia mau karena dia terlihat seperti anak sekolah biasa. Di film, Pangerannya adalah seorang cewek remaja.

Meski Pangeran versi Joey King itu tetap punya sifat yang sama, versi novel karakter itu jauh lebih seperti sosiopat. Secara alamiah, Pangeran yang berwujud cewek di film mengubah cerita latar karakter itu. Pangeran versi Joey King itu marah pada White Death karena lebih memfavoritkan kakaknya (Logan Lerman) bukan dirinya meskipun Pangeran adalah pengganti yang lebih layak di organisasi pimpinan ayahnya itu. Pangeran merencanakan balas dendam terhadap ayahnya itu.

Plot Pangeran di film juga berakar dari seksisme. Ini terutama peremehan terhadap seorang cewek muda yang diabaikan ayahnya demi kakak cowoknya. Perubahan ini menarik dan lebih bernuansa karena mayoritas karakter di film itu adalah cowok.

4. Ladybug Adalah Pembunuh Muda

7 Perbedaan Utama Film Bullet Train dan Novel Maria Bitoru

Foto: Collider

Di film, Ladybug adalah pembunuh kawakan. Dia sudah membunuh beberapa kali, tapi, dia menganggap keberuntungannya adalah yang terburuk di dunia. Ladybug sudah beredar cukup lama untuk tahu apakah dia terlibat dalam kasus. Dia selalu terlihat berada di tempat yang salah di waktu yang salah. Tapi, dia sangat menyadarinya karena Ladybug punya banyak pengalaman di bidang itu.

Di novel, Ladybug lebih muda—Brad Pitt berusia 58 tahun. Sementara misinya di kereta peluru bukanlah yang pertama, dia adalah pembunuh yang kurang berpengalaman. Dengan begitu, kepribadian Ladybug tetap utuh di novel. Dia sering mengungkapkan kesialannya dan membuka diskusi tentang filosofi terkait pembunuhan serta hidup. Ladybug membuktikan dirinya sebagai agen yang mumpuni, dia melawan pembunuh lain dengan keterampilan tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mama Sinta Laporkan...
Mama Sinta Laporkan Dandhy Laksono soal Film Pesta Babi, Polisi Lakukan Pendalaman
Pemain Film 402 Rumah...
Pemain Film 402 Rumah Sakit Angker Korea Alami Kejadian Mencekam Saat Syuting
Palari Films Hadirkan...
Palari Films Hadirkan Desember Jani, Film All Women Project Lintas Generasi
Rekomendasi
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Berita Terkini
Kabar Bahagia, Amanda...
Kabar Bahagia, Amanda Manopo dan Kenny Austin Umumkan Kelahiran Anak Pertama
Kris Tomahu, Gery &...
Kris Tomahu, Gery & Gany, dan Samuel Cipta Antusias Tampil di Konser Tehillim - The Heart of Worship
Anneth Delliecia Antusias...
Anneth Delliecia Antusias Meriahkan Konser Tehillim - The Heart of Worship
Konser Tehillim 2026:...
Konser Tehillim 2026: Angel Pieters Ungkap Pesan Mendalam di Balik Lagu Liliana Tanoesoedibjo
Jangan Cuma Top-Up,...
Jangan Cuma Top-Up, Yuk Kelola Saldo ShopeePay Kamu dengan 4 Langkah Ini!
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Terima Penghargaan MURI Kartini atas Konser Tehillim - The Heart of Worship
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved