4 Karakter Penjahat Anime Ini Punya Ideologi Terbaik
Minggu, 14 Agustus 2022 - 14:14 WIB
loading...
A
A
A
Pendeknya, queerats hidup di bawah tirani manusia. Squealer muak. Dia menggulingkan siapa pun yang ingin hidup sebagai budak dan mempersiapkan rakyatnya untuk berjuang demi keadilan. Dia mungkin masalah bagi manusia dan karakter jahat bagi mereka. Tapi, bagi rakyatnya, dia adalah penyelamat.
Baca Juga: 7 Anime Terbaik Tentang Orangtua Tunggal yang Menggetarkan Jiwa
![4 Karakter Penjahat Anime Ini Punya Ideologi Terbaik]()
Foto: Pinterest
Ketika sistem itu korup, maka selalu sulit bermain sesuai peraturan. Banyak pahlawan yang berubah menjadi penjahat menyadarinya. Seperti Shogo Makishima, yang lebih suka dianggap antagonis ketimbang bermain sesuai peraturan. Semua yang diinginkan Shogo adalah menggulingkan pemerintahan korup. Tapi, dia tidak bisa mencapai tujuannya dengan bermain baik. Metodenya menegakkan keadilan hanyalah satu-satunya sifat yang membuatnya menjadi orang jahat.
Shogo akan melakukan apa pun untuk menghentikan sistem pemerintah yang membunuh orang berdasarkan apakah mereka akan melanggar hukum suatu hari nanti. Dia membunuh orang tak bersalah dan bahkan melenyapkan suplai gandum negara demi mencapai tujuannya. Pada akhirnya, apa yang penting baginya adalah kebaikan yang lebih besar dari tindakannya.
Baca Juga: 7 Anime Terbaik Tentang Orangtua Tunggal yang Menggetarkan Jiwa
4. Shogo Makishima — Psycho-Pass

Foto: Pinterest
Ketika sistem itu korup, maka selalu sulit bermain sesuai peraturan. Banyak pahlawan yang berubah menjadi penjahat menyadarinya. Seperti Shogo Makishima, yang lebih suka dianggap antagonis ketimbang bermain sesuai peraturan. Semua yang diinginkan Shogo adalah menggulingkan pemerintahan korup. Tapi, dia tidak bisa mencapai tujuannya dengan bermain baik. Metodenya menegakkan keadilan hanyalah satu-satunya sifat yang membuatnya menjadi orang jahat.
Shogo akan melakukan apa pun untuk menghentikan sistem pemerintah yang membunuh orang berdasarkan apakah mereka akan melanggar hukum suatu hari nanti. Dia membunuh orang tak bersalah dan bahkan melenyapkan suplai gandum negara demi mencapai tujuannya. Pada akhirnya, apa yang penting baginya adalah kebaikan yang lebih besar dari tindakannya.
(alv)
Lihat Juga :