4 Film Indonesia Dicekal Pemerintah karena Memuat Isu Sensitif, Nomor 2 Menyebarkan Propaganda Menyesatkan

Rabu, 17 Agustus 2022 - 22:06 WIB
loading...
4 Film Indonesia Dicekal...
Ada empat film Indonesia yang dicekal pemerintah karena memuat isu sensitif. Salah satunya menyebarkan propaganda yang bisa menyesatkan masyarakat Indonesia. Foto/IDFA
A A A
JAKARTA - Ada empat film Indonesia yang dicekal pemerintah karena memuat isu sensitif. Salah satunya adalah menyebarkan propaganda yang bisa menyesatkan penonton, khususnya masyarakat Indonesia.

Film Indonesia ini juga mengangkat isu sensitif lainnya seperti mengungkap sosok di balik pembantaian anggota PKI pasca gerakan 30 Septermber. Beberapa film ini menyinggung soal SARA hingga menampilkan muatan dewasa berupa adegan ranjang vulgar.

Karena isu-isu tersebut, film Indonesia ini pun akhirnya dicekal pemerintah. Film tersebut dianggap bisa memberikan pengaruh buruk bagi penonton. Bahkan, Lembaga Sensor Film Indonesia melarang film ini untuk tayang.

Berikut daftar film Indonesia yang dicekal pemerintah karena memuat isu sensitif seperti dirangkum dari berbagai sumber, Rabu (17/8/2022).

Baca Juga: 4 Film Indonesia yang Dilarang Tayang, yang Terakhir Menang di Venice Film Festival

1. Pocong (2006)

4 Film Indonesia Dicekal Pemerintah karena Memuat Isu Sensitif, Nomor 2 Menyebarkan Propaganda Menyesatkan

Foto/Imdb

Lembaga Sensor Film melarang film ini beredar. Pasalnya film horor yang disutradarai oleh Rudi Soedjarwo ini dicekal pemerintah Indonesia karena mengangkat isu sensitif tentang kerusuhan Mei 1998.

Hal itu dianggap sadis sehingga menimbulkan luka lama, membawa unsur suku, agama, ras dan budaya serta pemerkosaan yang brutal.

2. Prison and Paradise (2010)

4 Film Indonesia Dicekal Pemerintah karena Memuat Isu Sensitif, Nomor 2 Menyebarkan Propaganda Menyesatkan

Foto/Kinemata

Prison and Paradise menceritakan tragedi Bom Bali, tetapi dari perspektif kelompok teroris yang terlibat dalam insiden itu. Film dokumenter ini dianggap menyebarkan propaganda yang bisa menyesatkan sehingga tidak lulus sensor.

Baca Juga: 5 Film Dilarang Tayang karena Sensitif, yang Terakhir Kisahkan Pembantaian Simpatisan PKI

3. Jagal (2012)

4 Film Indonesia Dicekal Pemerintah karena Memuat Isu Sensitif, Nomor 2 Menyebarkan Propaganda Menyesatkan

Foto/Imdb

Film dengan nama lain The Act of Killing ini sempat mendulang kontroversi, bahkan dilarang tayang karena mengangkat cerita tentang pembantaian massal pada 1965. Dalam film ini terdapat adegan rekonstruksi perbuatan si pelaku dan narasumber saat menyiksa terduga anggota PKI.

Film yang disutradarai oleh pria berkebangsaan Amerika Serikat, Joshua Oppenheimer ini dianggap terlalu ekstrem dalam setiap adegannya. Namun, di balik kecaman pemerintah Indonesia, justru film ini mendapat banyak penghargaan di luar negeri.

Mulai dari penghargaan Film Dokumenter Terbaik di British Academy Film and Television Arts Awards 2013, hingga masuk nominasi Film Dokumenter Terbaik pada Academy Awards ke-86.

4. Suster Keramas (2009)

4 Film Indonesia Dicekal Pemerintah karena Memuat Isu Sensitif, Nomor 2 Menyebarkan Propaganda Menyesatkan

Foto/Imdb

Suster Keramas merupakan film horor komedi dewasa Indonesia. Film yang dibintangi Zidni Adam ini mendapat protes oleh Majelis Ulama Indonesia karena dianggap mengusik perasaan susila masyarakat.

Baca Juga: 4 Film Indonesia yang Tidak Lulus Sensor, Nomor 1 dan 4 Raih Penghargaan Internasional
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Viral Pemikat...
Kisah Viral Pemikat Jiwa di X Diangkat ke Layar Lebar, Cerita Cinta Berujung Petaka
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
Industri Perfilman Indonesia...
Industri Perfilman Indonesia Masuki Era Baru Pendanaan Digital, Puluhan Proyek Film Siap Dikembangkan
Film Tanah Runtuh Karya...
Film Tanah Runtuh Karya Denny Siregar Soroti Konflik Poso dan Ikatan Keluarga
Didukung BNN, Sarah...
Didukung BNN, Sarah Sechan Cegah Narkotika Masuk Dunia Anak lewat Film Maju
Berangkat dari Kisah...
Berangkat dari Kisah Viral, Cerita Lila Menjelma Jadi Horor Layar Lebar
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Rekomendasi
Cetak Pemimpin Masa...
Cetak Pemimpin Masa Depan, Pegadaian Kirim Talenta Terbaik Kuliah S2 ke Luar Negeri
Polda Metro Bakal Limpahkan...
Polda Metro Bakal Limpahkan Kurnia Tri Royani, Rustam Effendi, dan Rizal Fadillah ke Kejati DKI
Dokter Icha Akhiri Hidup...
Dokter Icha Akhiri Hidup usai Diduga Diintimidasi Legislator Daerah, Puan: Penyelidikan Harus Tuntas
Berita Terkini
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama The Extraordinary House of Broken Hearts Eksklusif di V+Short
Kasus Dugaan Penganiayaan...
Kasus Dugaan Penganiayaan ART Naik Penyidikan, Erin Wartia Berpotensi Jadi Tersangka
Band Perunggu Bongkar...
Band Perunggu Bongkar Alasan Resign dari Pekerjaan Kantoran, Utamakan Keluarga dan Musik
Rahasia Mudah Booyah...
Rahasia Mudah Booyah di Free Fire, Ini 10 Tips dari Kreator Konten Falintino
Keluarganya Diduga Jadi...
Keluarganya Diduga Jadi Target Santet, Driver Ojol Ini Syok saat Putrinya Tiba-Tiba Menghilang!
Lewat Kuliner Pilihan...
Lewat Kuliner Pilihan ShopeeFood, Aa Juju Ungkap Cerita di Balik Kuliner Legendaris Jakarta dan Bandung
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved