Koalisi Tradisikebaya.id Sepakat Dukung Pengajuan Kebaya ke UNESCO Lewat Single Nation

Senin, 15 Agustus 2022 - 12:44 WIB
loading...
Koalisi Tradisikebaya.id...
Dukungan masyarakat terhadap Kebaya semakin masif, seiring rencana pengusulan busana Kebaya ke UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Foto/Ilustrasi/Dok.Sindonews
A A A
JAKARTA - Dukungan masyarakat terhadap Kebaya semakin masif, seiring rencana pengusulan busana Kebaya ke UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Banyak komunitas dan lembaga ikut menyemarakkan ajakan berkebaya melalui berbagai kegiatan.

Ditengah ramainya gaung Kebaya Goes to UNESCO, muncul isu bahwa Kebaya akan diajukan bersama-sama (Multi Nation) dengan negara Malaysia, Singapura dan Brunei Darusalam. Latar belakang pengajuan tersebut diklaim karena kesamaan budaya. Wacana tersebut telah di gaungkan pemerintah melalui Kemendikbud dan didukung oleh satu lembaga kelompok perempuan pecinta berkebaya.

Namun mayoritas pecinta kebaya lain menolak wacana tersebut dan memilih upaya pengajuan nominasi ke UNESCO secara single nation yang berarti diajukan oleh pemerintah Indonesia secara sendiri. Pendapat tersebut disuarakan pada saat acara Parade Kebaya Nusantara di Sarinah, Jakarta pada tanggal 13 Agustus 2022. Wacana penolakan atas pendapat Kemendikbud tersebut mendapat dukungan dari Anggota Wantimpres, Sidarto Danusubroto, dan Menteri PPPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak), Bintang Darmawati saat menghadiri acara Parade yang dilaksanakan pada Sabtu silam.

Menyikapi hal tersebut, Etti RS, Wakil Ketua Yayasan Kebudayaan Rancagé, salah satu anggota Koalisi Tradisikebaya.id, berpandangan bahwa pengajuan warisan budaya melalui jalur Multi Nation memungkinkan penolakan dari masyarakat Indonesia. Sekalipun pengajuan ke UNESCO merupakan otoritas pemerintah, tetapi sebaiknya melalui proses penjajakan yang melibatkan segenap masyarakat. Hal ini karena setiap negara memiliki kekhasan budaya yang dilatari oleh pola kehidupan masyarakat setempat.

Baca Juga: Ribuan Perempuan Dukung Pendaftaran Kebaya sebagai Warisan Tak Benda Unesco

“Pengajuan kebaya ke UNESCO oleh beberapa negara dapat membiaskan riwayat budaya, dari mana sesungguhnya asal mula busana tersebut? Selain itu, apabila diakui oleh banyak negara, mungkin saja kebaya tidak lagi menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia, bukan lagi bagian dari jati diri bangsa. Karena itu, saya kira akan banyak komunitas yang menolak wacana ini,” ucap Etti.

Etti mengungkapkan bahwa jika wacana ini dilanjutkan, dapat berdampak pada warisan budaya lainnya. Bayangkan jika satu per satu budaya milik kita dicicil untuk didaftarkan dengan negara lain sebagai “milik bersama”. Kelak, anak-cucu kita akan benar-benar kehilangan akar. Mereka bahkan tidak tahu lagi yang mana budaya asli nenek-moyangnya dan mana budaya dari bangsa lain. Semuanya akan berbaur dan akhirnya identitas bangsa tak hanya memudar, tetapi hilang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wakili Kaum Muda, Joshua...
Wakili Kaum Muda, Joshua SEVENTEEN Akan Berpidato di Markas UNESCO Paris
Raline Shah Tampil Stunning...
Raline Shah Tampil Stunning di Cannes Film Festival 2026 dengan Kebaya Modern
Time Magazine Nobatkan...
Time Magazine Nobatkan House of Tugu Jakarta World’s Greatest Places 2026
Menguak Asal-Usul Candi...
Menguak Asal-Usul Candi Prambanan
Dua Kali Gagal, Tempe...
Dua Kali Gagal, Tempe Kembali Diusulkan Jadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO
Komunitas Kebaya Menari...
Komunitas Kebaya Menari Ajak Perempuan Berkebaya Setiap Hari
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Perhimpunan Kebayaku...
Perhimpunan Kebayaku Rayakan 'Prabha Kartini' : Cahaya Perempuan Indonesia dalam Balutan Kebaya
Mengenal Gelung Nusantara:...
Mengenal Gelung Nusantara: Upaya Melestarikan Warisan Budaya di Hari Kartini
Rekomendasi
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Berita Terkini
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Baru Umumkan Pernikahan,...
Baru Umumkan Pernikahan, Nathalie Holscher Langsung Didesak Soal Anak: Responsnya Bikin Warganet Heboh
Regenerasi Kulit Jadi...
Regenerasi Kulit Jadi Tren Baru Perawatan Estetika Modern
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved