Serang 82 Balita, Penyakit Flu Tomat Menghantui India
Sabtu, 20 Agustus 2022 - 13:51 WIB
loading...
A
A
A
Dalam penjelasannya, studi tersebut menyebutkan jika flu tomat kali pertama diidentifikasi di India pada 6 Mei. Nama tomat dikarenakan adanya lepuh merah yang muncul di kulit, dan datang dengan disertai demam dan nyeri sendi.
Sejauh ini, virus tersebut terdeteksi di distrik Kollam di Kerala, India, dan daerah terdekat di Anchal, Aryankavu dan Neduvathur. Petugas medis mengatakan, infeksi saat ini tidak memiliki obat untuk melawannya.
Perlu diperhatikan bahwa flu tomat ini sangat menular dan memiliki kemiripan mencolok dengan penyakit tangan, kaki dan mulut (PMK).
"Mengingat kesamaan dengan penyakit tangan, kaki dan mulut, jika wabah flu tomat pada anak-anak tidak dikendalikan dan dicegah, penularan dapat menyebabkan konsekuensi serius dengan menyebar pada orang dewasa juga," tambah studi tersebut.
Sementara untuk gejala yang dilaporkan seperti muntah, diare, dehidrasi dan nyeri tubuh. Kemudian, beberapa kasus sangat sedikit, melaporkan perubahan warna pada anggota badan.
Sejauh ini, virus tersebut terdeteksi di distrik Kollam di Kerala, India, dan daerah terdekat di Anchal, Aryankavu dan Neduvathur. Petugas medis mengatakan, infeksi saat ini tidak memiliki obat untuk melawannya.
Perlu diperhatikan bahwa flu tomat ini sangat menular dan memiliki kemiripan mencolok dengan penyakit tangan, kaki dan mulut (PMK).
"Mengingat kesamaan dengan penyakit tangan, kaki dan mulut, jika wabah flu tomat pada anak-anak tidak dikendalikan dan dicegah, penularan dapat menyebabkan konsekuensi serius dengan menyebar pada orang dewasa juga," tambah studi tersebut.
Sementara untuk gejala yang dilaporkan seperti muntah, diare, dehidrasi dan nyeri tubuh. Kemudian, beberapa kasus sangat sedikit, melaporkan perubahan warna pada anggota badan.
Lihat Juga :