Disebut Anggota MUI Berpotensi Pecah Belah Umat, Pesulap Merah: Saya Enggak Menghakimi
Senin, 22 Agustus 2022 - 10:10 WIB
loading...
A
A
A
"Sekali lagi bukan hanya saya yang enggak layak menghakimi, mereka pun enggak layak menghakimi saya. Kalau dibilang saya enggak layak menghakimi, betul. Boleh tonton semua video saya. Video saya mana yang menghakimi? Enggak ada," jelas Pesulap Merah.
"Mereka pun seperti itu seharusnya, tidak menghakimi saya. Maka dari itu tonton dulu chanel-chanel saya, cari tahu seharusnya, kalau enggak tahu," tambahnya.
Sebelumnya, Buya Munawwir memiliki pandangan lain terkait viralnya Pesulap Merah yang getol membongkar praktik perdukunan. Dia menilai, apa yang dilakukan Pesulap Merah dinilai sudah melenceng dari marwah seorang pesulap.
Baca Juga: Aksinya Dinilai Anggota MUI Tak Menghibur, Pesulap Merah Disarankan Belajar dari Master Limbad
"Tukang sihir pas zaman Nabi Musa itu menggunakan ilmu sulap, bukan pakai jin. Karena itu ulama tidak memperbolehkan sulap. Sulap itu memang menggunakan alat-alat rekayasa," ucap Buya Munawwir dikutip dari kanal YouTube Cumi-Cumi.
"Secara pribadi kalau menurut saya memang enggak menghibur. Kita lihat ada dari realita kenyataan bahwa umat terbelah. Ada yang mencaci Marcel, ada yang mencaci Gus Udin," imbuhnya.
"Mereka pun seperti itu seharusnya, tidak menghakimi saya. Maka dari itu tonton dulu chanel-chanel saya, cari tahu seharusnya, kalau enggak tahu," tambahnya.
Sebelumnya, Buya Munawwir memiliki pandangan lain terkait viralnya Pesulap Merah yang getol membongkar praktik perdukunan. Dia menilai, apa yang dilakukan Pesulap Merah dinilai sudah melenceng dari marwah seorang pesulap.
Baca Juga: Aksinya Dinilai Anggota MUI Tak Menghibur, Pesulap Merah Disarankan Belajar dari Master Limbad
"Tukang sihir pas zaman Nabi Musa itu menggunakan ilmu sulap, bukan pakai jin. Karena itu ulama tidak memperbolehkan sulap. Sulap itu memang menggunakan alat-alat rekayasa," ucap Buya Munawwir dikutip dari kanal YouTube Cumi-Cumi.
"Secara pribadi kalau menurut saya memang enggak menghibur. Kita lihat ada dari realita kenyataan bahwa umat terbelah. Ada yang mencaci Marcel, ada yang mencaci Gus Udin," imbuhnya.
(dra)
Lihat Juga :