Kemajuan Teknologi Beri Tantangan Berat untuk Bisnis Agen Perjalanan
Rabu, 24 Agustus 2022 - 23:11 WIB
loading...
A
A
A
"Belum diaturnya tata niaga sektor ini membuat perusahaan agen tours travel harus bisa bersinergi dalam menyiasati persaingan. Masyarakat sendiri belum seutuhnya paham kalau menggunakan agen perjalanan maka lebih ada jaminan keselamatan dan kenyamanan. Untuk itu, dalam ASITA ini kita saling berbagi informasi dan tips," jelasnya.
"Kalau dulu kan maskapai kan memberikan harga khusus kepada agen travel. Tetapi tentu saja ada solusi dari berbagai banyaknya kesulitan. Agen perjalanan akan memberikan penawaran yang baik," sambungnya.
Hasiyanna menyayangkan tidak adanya tata niaga untuk industri pariwisata khususnya tur domestik. Saat ini, tamu-tamu domestik sekarang bisa cari sendiri paket wisata, bisa beli sendiri bisa jalan sendiri. Namun, giliran susah di jalan baru cari biro perjalanan.
"Kita baru diinget bila ada persoalan kalau enggak ada persoalan enggak diinget," keluhnya.
Tur domestik dari zaman dulu, lanjut dia, kurang disentuh pemerintah, jadi tidak ada tata niaganya. "Kalau di luar negeri itu jelas tata niaganya, tamu datang ke Indonesia harus ada mitranya, kemudian tur harus ada guidenya, ada tour leadernya," paparnya.
Beberapa waktu belakangan, banyak pemberitaan tamu-tamu yang ditipu, hingga ditinggal agennya. Mereka komplain tidak mendapatkan sesuai dengan yang dijanjikan.
"Kalau dulu kan maskapai kan memberikan harga khusus kepada agen travel. Tetapi tentu saja ada solusi dari berbagai banyaknya kesulitan. Agen perjalanan akan memberikan penawaran yang baik," sambungnya.
Hasiyanna menyayangkan tidak adanya tata niaga untuk industri pariwisata khususnya tur domestik. Saat ini, tamu-tamu domestik sekarang bisa cari sendiri paket wisata, bisa beli sendiri bisa jalan sendiri. Namun, giliran susah di jalan baru cari biro perjalanan.
"Kita baru diinget bila ada persoalan kalau enggak ada persoalan enggak diinget," keluhnya.
Tur domestik dari zaman dulu, lanjut dia, kurang disentuh pemerintah, jadi tidak ada tata niaganya. "Kalau di luar negeri itu jelas tata niaganya, tamu datang ke Indonesia harus ada mitranya, kemudian tur harus ada guidenya, ada tour leadernya," paparnya.
Beberapa waktu belakangan, banyak pemberitaan tamu-tamu yang ditipu, hingga ditinggal agennya. Mereka komplain tidak mendapatkan sesuai dengan yang dijanjikan.
Lihat Juga :