Minat Investasi Properti Naik, Rumah Tapak dan Apartemen Jadi Primadona
Jum'at, 26 Agustus 2022 - 22:50 WIB
loading...
A
A
A
Demografi pasar pencari properti turut memperlihatkan perubahan yang menarik. Sebagai daerah pusat ekonomi strategis, kawasan Jabodetabek masih keluar sebagai pilihan utama para pencari properti yang mencari rumah impian. Ini berdasarkan indeks 99 Group yang ditarik dari Rumah123.com.
Berdasarkan statistik 99 Group pada semester I/2022, sebanyak 62% pengguna Rumah123.com mencari properti di kawasan Jabodetabek, dengan 31% di antaranya fokus di area Jakarta.
Dari segi harga, properti dengan yang dipasarkan di bawah Rp400 juta-1 miliar masih menjadi yang paling diminati lebih dari 40% konsumen saat ini. Tren unik juga terjadi untuk properti di kisaran harga Rp1-5 miliar yang mengalami pertumbuhan porsi minat.
"Walaupun properti Rp400 juta-1 miliar masih mendominasi persentase kisaran harga yang paling diminati konsumen, kenaikan permintaan di rentang harga Rp1-5 miliar menjadi fenomena menarik," tutur Timothy.
"Banyak para pencari properti yang mulai melihat potensi investasi di hunian premium yang menjanjikan, khususnya selama pandemi yang membuat pasar tipe rumah ini sangat prospektif," lanjut dia.
Selain harga, survei konsumen 99 Group membuktikan bahwa faktor lokasi dan fasilitas masih jadi prioritas utama konsumen saat membeli properti. Pembelian properti dengan metode kredit bank atau KPR masih jadi pilihan utama konsumen, dengan cash keras jadi alternatif lain yang cukup diminati.
Berbanding lurus dengan data tersebut, potongan harga merupakan promosi yang paling diharapkan konsumen dari developer.
Berdasarkan statistik 99 Group pada semester I/2022, sebanyak 62% pengguna Rumah123.com mencari properti di kawasan Jabodetabek, dengan 31% di antaranya fokus di area Jakarta.
Dari segi harga, properti dengan yang dipasarkan di bawah Rp400 juta-1 miliar masih menjadi yang paling diminati lebih dari 40% konsumen saat ini. Tren unik juga terjadi untuk properti di kisaran harga Rp1-5 miliar yang mengalami pertumbuhan porsi minat.
"Walaupun properti Rp400 juta-1 miliar masih mendominasi persentase kisaran harga yang paling diminati konsumen, kenaikan permintaan di rentang harga Rp1-5 miliar menjadi fenomena menarik," tutur Timothy.
"Banyak para pencari properti yang mulai melihat potensi investasi di hunian premium yang menjanjikan, khususnya selama pandemi yang membuat pasar tipe rumah ini sangat prospektif," lanjut dia.
Selain harga, survei konsumen 99 Group membuktikan bahwa faktor lokasi dan fasilitas masih jadi prioritas utama konsumen saat membeli properti. Pembelian properti dengan metode kredit bank atau KPR masih jadi pilihan utama konsumen, dengan cash keras jadi alternatif lain yang cukup diminati.
Berbanding lurus dengan data tersebut, potongan harga merupakan promosi yang paling diharapkan konsumen dari developer.
Lihat Juga :