Aplikasi J-Lantah Kumpulkan Minyak Goreng Bekas Warga, Bantu Buka Lapangan Kerja dan Cegah Pencemaran Lingkungan

Minggu, 28 Agustus 2022 - 01:58 WIB
loading...
Aplikasi J-Lantah Kumpulkan...
PT Sejahtera Karna Menggoreng (PT SKM) meluncurkan aplikasi j-lantah. Lewat aplikasi ini, masyarakat di tataran rumah tangga bisa menyalurkan minyak jelantah mereka guna dikumpulkan. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Prihatin dengan perekonomian yang merosot akibat pandami sekaligus ingin berperan mengurangi pencemaran lingkungan, PT Sejahtera Karna Menggoreng (PT SKM) meluncurkan aplikasi j-lantah. Lewat aplikasi ini, masyarakat di tataran rumah tangga bisa menyalurkan minyak jelantah mereka guna dikumpulkan untuk diolah kembali menjadi bahan bakar biodiesel.

Direktur PT SKM Heri Susanto mengungkapkan, ide membuat aplikasi j-lantah tercetus setelah melihat kondisi ekonomi masyarakat yang merosot tajam lantaran pandemi Covid-19. Terlebih Heri memiliki teman pemilik usaha minyak bekas, yang juga mengalami kondisi serupa. Berawal dari niatan ingin membantu mereka, PT SKM pun didirikan pada Oktober 2021, yang kemudian disusul dengan hadirnya aplikasi j-lantah.

"Pada saat itu kita khawatir karena sudah mulai banyak yang tidak mendapatkan penghasilan. Usaha beberapa teman tidak berjalan dengan baik dan tabungan mereka juga habis di awal Covid-19,” ungkap Heri dalam acara peluncuran aplikasi j-lantah di Jakarta, Sabtu (27/8/2022).

Target j-lantah adalah pengumpulan minyak goreng bekas dari para ibu rumah tangga, usaha catering, warung, dan lain-lain yang volumenya kecil, yakni minimal 1 liter. Sebab, ternyata sebagian besar minyak jelantah justru dihasilkan oleh rumah tangga -terutama di daerah perkotaan- yang jumlahnya mencapai sekitar 91%.

Di tataran rumah tangga, minyak jelantah sebagian besar dibuang begitu saja ke wastafel, tempat sampah, selokan/got, tanah, ataupun sungai sehingga mencemari lingkungan dan dapat menyebabkan banjir. Limbah minyak jelantah yang dibuang ke tanah bisa menyumbat pori-pori tanah, mencemari air tanah, dan menyumbat saluran drainase.

Sebagian penelitian menyebutkan bahwa 1 liter minyak jelantah dapat mencemari 1.000 liter s/d 1.000.000 liter air tanah. Padahal minyak jelantah tersebut jika dikumpulkan dapat dimanfaatkan, salah satunya untuk dijadikan bahan baku biodiesel.

Menurut General Manajer PT SKM Fachrul Fauzi, pengumpulan minyak jelantah ini akan bekerja sama dengan ribuan mitra yang merupakan pengemudi ojek online serta puluhan pemilik pool yang tersebar di Jabodetabek. Dengan menggunakan aplikasi j-lantah, masyarakat diharapkan bisa mendapat penghasilan tambahan.

“Membuka ribuan lapangan kerja bagi mitra j-lantah serta income bagi para pemilik pool yang mengalami kesulitan ekonomi karena situasi dan kondisi pandemi yang cukup panjang,” kata Fachrul.

PT SKM menyediakan aplikasi j-lantah bagi para user (rumah tangga, restoran, dan lain-lain) dan juga mitra j-lantah (pengemudi ojek online) dengan jumlah penyetoran minimal 1 liter. Flow-nya adalah, user memanggil mitra menggunakan aplikasi j-lantah, mitra datang ke rumah/lokasi penjemputan yang diajukan, mitra mengecek kualitas minyak jelantah, mengukur volumenya, lalu mengonfirmasi minyak jelantah yang dijemputnya menggunakan apps mitra j-lantah.

User akan mendapatkan poin di apps j-lantah masing-masing yang bisa ditukarkan dengan uang melalui transfer rekening di bank.

Setelah seharian menjemput minyak jelantah dari rumah ke rumah, mitra j-lantah kemudian menyetorkan minyak jelantah yang telah dikumpulkannya itu ke pool terdekat. Pihak pool bakal mengecek kualitas minyak jelantah dan mengukur volumenya, serta mengonfirmasi jumlah minyak jelantah yang telah dicek tersebut di aplikasi pool j-lantah. Mitra j-lantah pun akan mendapatkan poin dari apps mitra j-lantah, yang bisa dikonversi menjadi senilai uang.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kenalan dengan V+Short,...
Kenalan dengan V+Short, Aplikasi Nonton Microdrama yang Lagi Naik Daun
Modus Baru, Ammar Zoni...
Modus Baru, Ammar Zoni Pakai Aplikasi Zangi untuk Transaksi Narkoba dari Rutan
Aplikasi Wondr by BNI,...
Aplikasi Wondr by BNI, Jalan Ninja Kamu yang Tak Ingin Repot
Paket Combo Mevvah:...
Paket Combo Mevvah: Streaming Lebih Lengkap, Lebih Mantap dengan Viu dan Vision+
Aplikasi Prakiraan Cuaca...
Aplikasi Prakiraan Cuaca untuk Wisatawan Segera Dirilis, Kolaborasi Kemenparekraf dan BMKG
Selamat Hari Kemerdekaan,...
Selamat Hari Kemerdekaan, Mari Merdeka dari Tagihan Aplikasi Musik! Aplikasi Ini Bikin Kamu Hemat Setengah Juta per Tahun
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
Bank Mandiri Tambah...
Bank Mandiri Tambah Fitur Kurban Digital di Aplikasi, Nasabah Bisa Pantau Distribusi
MotionBank Aplikasi...
MotionBank Aplikasi Perbankan Digital Bikin Transaksi Lebih Praktis
Rekomendasi
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Ronaldo Ngambek Ditanya...
Ronaldo Ngambek Ditanya Soal Messi: Saya Tak Peduli dengan Orang Lain
Berita Terkini
Tinggalkan Karakter...
Tinggalkan Karakter Garang, Kim Mu Yeol Bertransformasi Jadi Dokter Hangat di First Doctor
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 3: Mila Makin Yakin Berpisah, Kondisi Efendi Kian memburuk
Dorong Ekosistem Lagu...
Dorong Ekosistem Lagu Anak Berkualitas, KILA 2026 Resmi Dibuka
V+Short Hadirkan Microdrama...
V+Short Hadirkan Microdrama Full Throttle Family, Kisah Mantan Pembalap yang Kembali ke Dunia Lama
Didukung Rieke Diah...
Didukung Rieke Diah Pitaloka, Nikita Mirzani Makin Optimistis Menang di Sidang PK
Archie dan Lilibet ke...
Archie dan Lilibet ke Inggris, Akankah Bertemu Anak-anak Pangeran William?
Infografis
Simak! Ini 4 Cara Membedakan...
Simak! Ini 4 Cara Membedakan Minyak Goreng Asli dan Palsu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved