alexametrics

It's Okay to Not be Okay Dikritik karena Tampilkan Adegan Pelecehan Seksual

loading...
Its Okay to Not be Okay Dikritik karena Tampilkan Adegan Pelecehan Seksual
Drama Its Okay to Not be Okay dinilai terlalu banyak menampilkan adegan yang dapat dianggap sebagai pelecehan seksual. Foto/Koreaboo
A+ A-
SEOUL - Drama "It’s Okay To Not Be Okay" mendapat banyak kritikan. Drama baru yang ditayangkan oleh TVN itu dinilai terlalu banyak menampilkan adegan yang dapat dianggap sebagai pelecehan seksual.

Salah satu adegan terjadi ketika Seo Ye Ji menerobos ruang ganti pusat medis dan menjalankan tangannya ke atas dan ke bawah tubuh Kim Soo Hyun tanpa persetujuan Soo Hyun. Adegan lain yaitu saat Kwak Dong Yeon menari telanjang. Dia melepaskan pakaiannya di depan CCTV karena mengidap masalah kesehatan mental. (Baca Juga: Kim Min Kyu Jadi Bintang Tamu di Drama)

"Aku tahu. Memikirkan seseorang yang menatapku dengan penuh perhatian membuatku begitu bersemangat," kata Dong Yeon dalam adegan tersebut, seperti dikutip laman Koreaboo.

Selanjutnya, ada adegan Ye Ji memanggil Dong Yeon dengan sebutan burung kecil ketika ia memperlihatkan alat vitalnya tanpa sehelai busana.



"Apakah ini yang disebut orang-orang ween-weeny weenie? Karena itu kecil?," papar Ye Ji.

Netizen juga menemukan adegan tidak pantas lain, yaitu saat Ye Ji secara terang-terangan mengatakan terangsang dan mengajak Soo Hyun tidur bersama. Adegan ini terjadi di lobi Rumah Sakit Jiwa Ok.



"Kenapa kamu begitu dingin padaku? Kamu sangat bersemangat malam itu. Ya, aku terangsang. Aku akui itu. Apakah kamu ingin tidur dengan aku?," ujar Ye Ji.

Kekhawatiran lain melibatkan adegan di mana Dong Yeon menyebutkan Klub Matahari Pagi yang diduga menyinggung skandal Burning Sun yang sedang berlangsung. Ada juga adegan di mana Ye Ji mendapat tawaran untuk berada dalam hubungan seksual dengan kritikus sastra demi mendapat review bagus pada buku-bukunya. (Baca Juga: 7 Karakter Kim Soo-hyun yang Berbeda di Serial Netflix)
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak