5 Cara Asyik Rayakan World Tourism Day di Lombok, Khusus yang Suka Tantangan!
Jum'at, 09 September 2022 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
5. Tari Peresean
Suka menonton acara pertarungan duel di televisi atau kamu penyuka olahraga pertarungan itu sendiri? Sindoners mungkin akan menyukai salah satu tarian khas Suku Sasak yang melibatkan 2 orang petarung yang menari sambil saling pukul menggunakan cambuk rotan dan perisai diiringi alunan suara gendang beleq untuk menyemangati mereka.
Peresean bukan sekadar tarian biasa. Pada awalnya Peresean merupakan bagian dari salah satu ritual adat Suku Sasak untuk meminta hujan pada saat kemarau panjang melanda, khususnya di daerah bagian selatan seperti Kuta Mandalika dan sekitarnya. Dua petarung yang berlaga dalam ritual tersebut adalah orang-orang pilihan yang mewakili beberapa dusun.
Ritual ini akan dianggap berhasil jika salah satu dari petarung mengalami luka dan darahnya menetes ke tanah. Cukup mengerikan, bukan?
Seiring berkembangnya zaman, fungsi dari Peresean ikut berubah. Banyak yang menjadikannya sebagai pertunjukan khusus pada saat upacara adat, tidak sedikit pula yang menjadikannya sebagai sebuah tarian penyambut tamu karena adanya unsur tari dalam gerakan peresean dan adanya iringan musik tradisional.
Sebagian bahkan menjadikannya sebagai ajang pembuktian bahwa seorang pemuda Sasak telah beranjak dewasa dan memiliki kemampuan untuk menjaga calon wanitanya dari marabahaya.
Setiap tahun masyarakat Pulau Lombok kerap mengadakan acara Peresean dengan menampilkan para pepadu/pendekar terbaik dari berbagai wilayah yang ada di Pulau Lombok. Sindoners bisa mencoba menjadi petarung Peresean ketika berkunjung ke Desa Adat Sasak Ende atau di Desa Sasak Sade yang keduanya berlokasi di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.
Bagaimana, siap mencoba berbagai aktivitas seru yang ada di Lombok? Pastikan Sindoners sudah vaksin booster dan usahakan tetap mematuhi protokol kesehatan, mulai dari menggunakan masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak agar aktivitas wisata tetap aman dan nyaman.
Informasi mengenai destinasi wisata dan inspirasi ekonomi kreatif #DiIndonesiaAja juga bisa kamu dapatkan dengan cara follow akun Instagram @pesona.indonesia, Facebook @pesona.indonesia, Twitter @pesonaindonesia, TikTok @pesonaindonesia, YouTube Pesona Indonesia, dan mengunjungi website www.indonesia.travel.
Suka menonton acara pertarungan duel di televisi atau kamu penyuka olahraga pertarungan itu sendiri? Sindoners mungkin akan menyukai salah satu tarian khas Suku Sasak yang melibatkan 2 orang petarung yang menari sambil saling pukul menggunakan cambuk rotan dan perisai diiringi alunan suara gendang beleq untuk menyemangati mereka.
Peresean bukan sekadar tarian biasa. Pada awalnya Peresean merupakan bagian dari salah satu ritual adat Suku Sasak untuk meminta hujan pada saat kemarau panjang melanda, khususnya di daerah bagian selatan seperti Kuta Mandalika dan sekitarnya. Dua petarung yang berlaga dalam ritual tersebut adalah orang-orang pilihan yang mewakili beberapa dusun.
Ritual ini akan dianggap berhasil jika salah satu dari petarung mengalami luka dan darahnya menetes ke tanah. Cukup mengerikan, bukan?
Seiring berkembangnya zaman, fungsi dari Peresean ikut berubah. Banyak yang menjadikannya sebagai pertunjukan khusus pada saat upacara adat, tidak sedikit pula yang menjadikannya sebagai sebuah tarian penyambut tamu karena adanya unsur tari dalam gerakan peresean dan adanya iringan musik tradisional.
Sebagian bahkan menjadikannya sebagai ajang pembuktian bahwa seorang pemuda Sasak telah beranjak dewasa dan memiliki kemampuan untuk menjaga calon wanitanya dari marabahaya.
Setiap tahun masyarakat Pulau Lombok kerap mengadakan acara Peresean dengan menampilkan para pepadu/pendekar terbaik dari berbagai wilayah yang ada di Pulau Lombok. Sindoners bisa mencoba menjadi petarung Peresean ketika berkunjung ke Desa Adat Sasak Ende atau di Desa Sasak Sade yang keduanya berlokasi di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.
Bagaimana, siap mencoba berbagai aktivitas seru yang ada di Lombok? Pastikan Sindoners sudah vaksin booster dan usahakan tetap mematuhi protokol kesehatan, mulai dari menggunakan masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak agar aktivitas wisata tetap aman dan nyaman.
Informasi mengenai destinasi wisata dan inspirasi ekonomi kreatif #DiIndonesiaAja juga bisa kamu dapatkan dengan cara follow akun Instagram @pesona.indonesia, Facebook @pesona.indonesia, Twitter @pesonaindonesia, TikTok @pesonaindonesia, YouTube Pesona Indonesia, dan mengunjungi website www.indonesia.travel.
(ars)
Lihat Juga :