Musim Hujan Datang Lebih Awal, Waspadai 3 Penyakit Ini
Kamis, 08 September 2022 - 15:05 WIB
loading...
A
A
A
2. Demam Berdarah (DBD)
Penyakit kedua yang perlu diwaspadai yaitu Demam berdarah atau DBD. Penyakit infeksi yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes, tergolong rentan, muncul di musim pancaroba atau ekstrem saat ini.
Cuaca yang tak menentu panas/dingin menjadi tempat ideal bagi nyamuk Aedes untuk berkembang biak. Proses infeksi DBD terjadi, jika nyamuk menggigit seseorang dengan virus dengue dalam darahnya.
Itu tidak dapat menyebar langsung dari satu orang ke orang lain dan jarang menyebabkan kematian."Sebagian besar kasus demam berdarah tidak menunjukkan gejala atau menunjukkan gejala ringan, namun dapat bermanifestasi sebagai penyakit parah seperti flu yang menyerang bayi, anak kecil dan orang dewasa, tetapi jarang menyebabkan kematian," keterangan WHO dikutip Sabtu (8/9/2022)
Berikut gejala umum biasa dimulai empat hingga enam hari. Setelah terinfeksi dan berlangsung hingga 10 hari, antara lain;
* Tiba-tiba, demam tinggi
* Sakit kepala parah
* Sakit di belakang mata
* Nyeri sendi dan otot yang parah
* Kelelahan
* Mual
* Muntah
* Ruam kulit , yang muncul dua hingga lima hari setelah timbulnya demam
* Pendarahan ringan (seperti mimisan, gusi berdarah , atau mudah memar)
3. Leptospirosis
Penyakit satu ini kerap dialami saat musim penghujan yang disebabkan oleh bakteri Leptospira. Bakteri ini dapat menyebar melalui urine atau darah hewan yang terinfeksi.
Penyakit kedua yang perlu diwaspadai yaitu Demam berdarah atau DBD. Penyakit infeksi yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes, tergolong rentan, muncul di musim pancaroba atau ekstrem saat ini.
Cuaca yang tak menentu panas/dingin menjadi tempat ideal bagi nyamuk Aedes untuk berkembang biak. Proses infeksi DBD terjadi, jika nyamuk menggigit seseorang dengan virus dengue dalam darahnya.
Itu tidak dapat menyebar langsung dari satu orang ke orang lain dan jarang menyebabkan kematian."Sebagian besar kasus demam berdarah tidak menunjukkan gejala atau menunjukkan gejala ringan, namun dapat bermanifestasi sebagai penyakit parah seperti flu yang menyerang bayi, anak kecil dan orang dewasa, tetapi jarang menyebabkan kematian," keterangan WHO dikutip Sabtu (8/9/2022)
Berikut gejala umum biasa dimulai empat hingga enam hari. Setelah terinfeksi dan berlangsung hingga 10 hari, antara lain;
* Tiba-tiba, demam tinggi
* Sakit kepala parah
* Sakit di belakang mata
* Nyeri sendi dan otot yang parah
* Kelelahan
* Mual
* Muntah
* Ruam kulit , yang muncul dua hingga lima hari setelah timbulnya demam
* Pendarahan ringan (seperti mimisan, gusi berdarah , atau mudah memar)
3. Leptospirosis
Penyakit satu ini kerap dialami saat musim penghujan yang disebabkan oleh bakteri Leptospira. Bakteri ini dapat menyebar melalui urine atau darah hewan yang terinfeksi.
Lihat Juga :