Permasalahan Jerawat Masih Jadi Problem Utama di Indonesia
Kamis, 08 September 2022 - 17:35 WIB
loading...
A
A
A
"Usia remaja 13 tahun ke atas sudah mulai muncul masalah pada kulit, tapi usia mereka ini membutuhkan treatment apa enggak. Ya bisa saja, tapi untuk awal gunakan skincare saja dulu, tapi nanti kalau butuh bisa lakukan treatment sesuai dengan kebutuhan," tuturnya.
Mishael Octaviany mengungkapkan bahwa tingkat prevalensi jerawat adalah 64% pada usia 20-an, 43% (30 tahun), 1,7% (50 tahun ke atas).
"Masalah jerawat utamanya dipicu oleh gaya hidup kurang sehat, pola diet tidak seimbang, produksi minyak berlebih pada kulit dan stres," ucapnya.
Masyarakat Indonesia lebih rentan mengalami masalah jerawat karena kondisi iklim tropis yang membuat produksi keringat jadi lebih tinggi. Jerawat juga mudah muncul pada mereka yang bertempat tinggal di kota besar yang tinggi tingkat polusinya.
Lebih lanjut, dr. Mischael mengutarakan bahwa salah satu cara paling mudah untuk mencegah munculnya jerawat adalah dengan melakukan skin investment.
Mishael Octaviany mengungkapkan bahwa tingkat prevalensi jerawat adalah 64% pada usia 20-an, 43% (30 tahun), 1,7% (50 tahun ke atas).
"Masalah jerawat utamanya dipicu oleh gaya hidup kurang sehat, pola diet tidak seimbang, produksi minyak berlebih pada kulit dan stres," ucapnya.
Masyarakat Indonesia lebih rentan mengalami masalah jerawat karena kondisi iklim tropis yang membuat produksi keringat jadi lebih tinggi. Jerawat juga mudah muncul pada mereka yang bertempat tinggal di kota besar yang tinggi tingkat polusinya.
Lebih lanjut, dr. Mischael mengutarakan bahwa salah satu cara paling mudah untuk mencegah munculnya jerawat adalah dengan melakukan skin investment.
Lihat Juga :