Wajibkan Akreditasi Seluruh Faskes, Kemenkes: Rampung Tahun Depan

Jum'at, 09 September 2022 - 15:55 WIB
loading...
Wajibkan Akreditasi...
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) semakin menggencarkan sosialisasi Akreditasi Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk direalisasikan secara penuh di bulan Februari 2023. Foto/Ilustrasi/Okezone
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) semakin menggencarkan sosialisasi Akreditasi Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk direalisasikan secara penuh di bulan Februari 2023. Hal ini sejalan dengan transformasi enam pilar di sektor kesehatan, khususnya penguatan layanan kesehatan primer (primary care) yang ditopang oleh klinik-klinik swasta, puskesmas, dan rumah sakit.

Namun, target akreditasi nyatanya dihadapkan pada banyak kendala. Beberapa di antaranya, banyak lembaga akreditasi yang belum disahkan sampai dengan panduan penilaian akreditasi yang mandek. Menurut Konsultan Klinik Pintar yang sekaligus Surveyor Lembaga Akreditasi Rumah Sakit (LARS), dr. Welly Elian, MARS, CBC, CRP, CLSSBB, sebelumnya standar akreditasi bagi fasilitas kesehatan (faskes) mengacu pada Permenkes No. 46 tahun 2015. Saat ini Pemerintah sedang menyiapkan peraturan baru sebagai standar akreditasi khusus untuk FKTP. Dalam aturan ini, FKTP diharuskan untuk memenuhi berbagai syarat agar terakreditasi, seperti syarat manajerial, operasional, infrastruktur, dan mutu klinis.” ungkapnya.

Data Persatuan Fasilitas Kesehatan Pratama Indonesia (PKFI) menunjukkan banyak klinik yang mulai mempersiapkan proses akreditasi dan tercatat baru sekitar 8% FKTP non-pemerintah yang telah terakreditasi. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI tahun 2022, jumlah Klinik Pratama di Indonesia adalah sebanyak 7.127 klinik, dimana klinik swasta yang telah terakreditasi hanya sejumlah 179 klinik.

“Salah satu kendala akreditasi klinik adalah keterbatasan pemahaman pemilik klinik terhadap tata cara menyiapkan akreditasi. Banyak juga yang belum memahami bahwa pemenuhan standar akreditasi adalah salah satu upaya yang bermanfaat dalam mengelola alokasi kapitasi BPJS,” pungkas dr. Welly.

Baca Juga: Kemenkes Perlu Libatkan Faskes Terkait Standardisasi Harga Rapid Test

Hal senada turut disampaikan Ketua Asosiasi Klinik (ASKLIN) Wilayah Riau dr. Nuzelly Husnedi, MARS. Menurutnya, penyebaran informasi adalah faktor pemicu meningkatnya kinerja layanan klinik. “Klinik perlu memprioritaskan pengabdian dan profesionalisme kerja dalam memberikan pelayanan terbaik, khususnya untuk masyarakat di pelosok desa. Pelaksanaan akreditasi klinik di Riau saat ini relatif belum berjalan, baru beberapa klinik saja yang terakreditasi dari sekitar 500-an klinik,” ucapnya.

Ia mengatakan, bervariasinya jumlah peserta BPJS sebagai sumber utama pembiayaan klinik juga berdampak kepada kemampuan finansial klinik untuk memenuhi pembiayaan yang diperlukan dalam rangka memenuhi persyaratan akreditasi. “Ini tentu tantangan besar, mengingat target rampung di tahun depan, semoga ada solusinya termasuk kemungkinan berbagai kebijakan dan kemudahan dari pemerintah sebagai regulator,” jelasnya.

Chief of Medical Klinik Pintar dr. Eko Nugroho, MPH menyebut bahwa pelaksanaan akreditasi membutuhkan berbagai persiapan dan kerjasama secara multidisiplin antara pemilik, manajemen klinik, serta karyawan demi kesuksesan akreditasi. “Koordinasi antara kebijakan yang berlaku dengan pelaksanaan di lapangan kadang miss, memang lumrah terjadi karena tim penyusun kebijakan tidak sama dengan tenaga pelaksana yang mengawal langsung lapangan. Oleh karena itu penyadartahuan tentang akreditasi menjadi sangat penting, terutama klinik swasta di luar daerah yang terancam gulung tikar,” terangnya.

Sebagai salah satu mitra pemerintah dalam akselerasi digitalisasi dan pemberdayaan klinik kesehatan, Klinik Pintar turut aktif membantu menjembatani gap antara kewajiban akreditasi dengan kemampuan faskes untuk mulai mempersiapkan diri. Salah satunya dengan menggelar webinar #DokterBerdaya dengan topik "Akreditasi Klinik: Tips dan Trik Meraih Paripurna" yang diikuti oleh 109 peserta yang merupakan dokter, tenaga kesehatan, dan manajemen klinik dari berbagai daerah.

"Upaya ini adalah ikhtiar kecil dari Klinik Pintar kepada dokter dan tenaga kesehatan dapat mempersiapkan keperluan akreditasi untuk klinik miliknya. Informasi yang diberikan mencakup dokumen-dokumen dasar faskes, bimbingan gaya kepemimpinan, manajerial, inventaris medis, sampai dengan memaksimalkan penggunaan perangkat lunak penunjang operasional dan accounting," jelas dr.Eko.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Kabar Warga Singapura...
Heboh Kabar Warga Singapura Diduga Kena Hantavirus, Kemenkes Ungkap Hasil Tesnya
Kemenkes Pastikan Dua...
Kemenkes Pastikan Dua Suspek Hantavirus di Indonesia Sudah Negatif dan Sembuh
Mengenal Nutri-Level,...
Mengenal Nutri-Level, Kebijakan Kemenkes untuk Pola Makan Lebih Sehat
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
3 Dokter Internsip Meninggal...
3 Dokter Internsip Meninggal dalam Sebulan, Kemenkes: Bukan karena Kelelahan Kerja
Dari 2.220 ke 146 Kasus:...
Dari 2.220 ke 146 Kasus: Campak Turun Tajam, Kewaspadaan Tetap Diperlukan
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
Rekomendasi
Roy Suryo Soroti Karya...
Roy Suryo Soroti Karya Jurnalistik Dijadikan Bukti dalam Dakwaan Dokter Tifa
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
Menuju Fungsional, Hutama...
Menuju Fungsional, Hutama Karya Catatkan Progres Signifikan Sekolah Rakyat DKI Jakarta dan Banten untuk Tahun Ajaran Baru
Berita Terkini
Tio Pakusadewo Belum...
Tio Pakusadewo Belum Jalani Operasi Katup Jantung, Dewi Irawan Ungkap Alasannya
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps. 12: Suasana Kampung Berubah Mencekam, Mila Cemaskan Kondisi Ayah Mertuanya
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China V+Short Gentle Torment of Love, Simak Dulu Sinopsisnya!
Lelah Terus Dihina,...
Lelah Terus Dihina, Elly Sugigi Rela Habiskan Rp100 Juta untuk Oplas Hidung dan Mata
Baim Wong dan Paula...
Baim Wong dan Paula Verhoeven Kompak Hadiri Wisuda TK Kiano
RSUD Tobelo Perluas...
RSUD Tobelo Perluas Akses Layanan Jantung Anak, Didukung Alat Echocardiography Bantuan NHM
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved