Jadi Kekayaan Bangsa Indonesia, Batik Harus Terus Dilestarikan
Sabtu, 10 September 2022 - 19:15 WIB
loading...
Batik bukan hanya kain dengan motif yang cantik, tapi juga memiliki keistimewaan yang unik dalam filosofinya. / Foto: tangkapan layar YouTube Partai Perindo
A
A
A
JAKARTA - Batik merupakan salah satu kerajinan tradisional khas Indonesia yang diakui UNESCO. Bahkan, batik masuk ke dalam daftar representatif sebagai budaya tak-benda warisan manusia (Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity).
Batik bisa disebut sebagai kerajinan warisan nenek moyang yang memiliki nilai seni tinggi. Pengusaha batik Riana Kesuma Astuti pun mengakui hal tersebut.
Menurutnya, batik bukan hanya kain dengan motif yang cantik, tapi juga memiliki keistimewaan yang unik dalam filosofinya. "Batik itu kan ada banyak, ada printing, ada juga tulis," kata dia dalam Podcast Aksi Nyata bertema Keistimewaan Filosofi Batik Tulis di Balik Harganya yang Mahal di kanal YouTube Partai Perindo, Sabtu (10/9/2022).
Baca juga: 5 Kue Pantangan bagi Penderita Kolesterol Tinggi, Jangan Terlalu Sering Dikonsumsi
"Nah, batik tulis itu dibuat manual pakai tangan. Jadi, dengan membeli sehelai kain, kita sudah mendukung ekonomi bangsa sendiri. Selain motifnya indah, batik juga ada kehidupannya gitu loh," lanjut dia.
Riana pun memiliki kisahnya sendiri saat merintis usaha batik. Tak semulus yang terlihat, dia sempat berjuang mengelilingi Jakarta demi menemui sentra batik yang mumpuni. Bahkan, dia sampai becek-becekan kala itu.
"Saya naik bajaj, tahun 90-an saya ingin tahu Jakarta seperti apa, ke Jatinegara, Tanah Abang, Blok M. Kalau saya enggak seperti itu saya enggak akan ngerti di mana sentra batik," tuturnya.
Batik bisa disebut sebagai kerajinan warisan nenek moyang yang memiliki nilai seni tinggi. Pengusaha batik Riana Kesuma Astuti pun mengakui hal tersebut.
Menurutnya, batik bukan hanya kain dengan motif yang cantik, tapi juga memiliki keistimewaan yang unik dalam filosofinya. "Batik itu kan ada banyak, ada printing, ada juga tulis," kata dia dalam Podcast Aksi Nyata bertema Keistimewaan Filosofi Batik Tulis di Balik Harganya yang Mahal di kanal YouTube Partai Perindo, Sabtu (10/9/2022).
Baca juga: 5 Kue Pantangan bagi Penderita Kolesterol Tinggi, Jangan Terlalu Sering Dikonsumsi
"Nah, batik tulis itu dibuat manual pakai tangan. Jadi, dengan membeli sehelai kain, kita sudah mendukung ekonomi bangsa sendiri. Selain motifnya indah, batik juga ada kehidupannya gitu loh," lanjut dia.
Riana pun memiliki kisahnya sendiri saat merintis usaha batik. Tak semulus yang terlihat, dia sempat berjuang mengelilingi Jakarta demi menemui sentra batik yang mumpuni. Bahkan, dia sampai becek-becekan kala itu.
"Saya naik bajaj, tahun 90-an saya ingin tahu Jakarta seperti apa, ke Jatinegara, Tanah Abang, Blok M. Kalau saya enggak seperti itu saya enggak akan ngerti di mana sentra batik," tuturnya.
Lihat Juga :