Biodata Lady Diana, Menantu Ratu Elizabeth II yang Tewas dalam Kecelakaan Tragis

Minggu, 11 September 2022 - 15:28 WIB
loading...
Biodata Lady Diana,...
Lady Diana salah satu sosok berpengaruh di kerajaan Inggris. Perjalanan hidupnya penuh dengan cerita suka dan duka. Foto/PA Archive
A A A
JAKARTA - Lady Diana salah satu sosok berpengaruh di kerajaan Inggris. Perjalanan hidupnya penuh dengan cerita suka dan duka. Dimulai dari keluarganya yang bergelar bangsawan, lalu dinikahi oleh putra mahkota raja, namun berakhir dengan nyawanya yang terenggut akibat sebuah kelecakaan tragis.

Ya, kepergian Ratu Elizabeth II tak hanya meninggalkan duka, namun juga membuka berbagai cerita lama tentang keluarga kerajaan Inggris. Salah satunya tentang sosok sang menantu, Lady Diana .

Lady Diana atau pemilik nama asli Diana Frances Spencer lahir pada 1 Juli 1961 di Sandringham, Norfolk, Inggris, dan wafat pada 31 Agustus 1997 di Paris, Prancis. Kematian Lady Diana atau Putri Diana yang tragis karena kecelakaan maut saat itu sempat menjadi sorotan dunia.

Baca Juga: Mantan Pengawal Ungkap Fakta Mengejutkan tentang Putri Diana

Putri Diana lahir di Park House di Norfolk, di sebuah rumah yang disewa orangtuanya di perkebunan milik Ratu Elizabeth II di Sandringham. Menariknya, teman bermain masa kecil Diana adalah putra bungsu sang ratu, yakni Pangeran Andrew dan Pangeran Edward.

Putri Diana lahir dari keluarga Spencer, salah satu keluarga bangsawan Britania. Dia merupakan anak keempat dari Edward John Spencer, yang kemudian menjadi Earl Spencer ke-8, dan istri pertamanya, Frances Ruth Roche, Viscountess Althorp.

Putri Diana memiliki latar belakang keluarga kerajaan dan bangsawan. Dari garis keturunan ibunya, Diana memperoleh darah Amerika.

Sementara itu, moyang Putri Diana merupakan seorang wanita dari keluarga berada dari Amerika, Frances Works. Dari garis keturunan ayahnya, Diana merupakan keturunan langsung Raja Charles II melalui dua anak laki-laki di luar nikah dan meneruskan Raja James II melalui seorang anak perempuannya yang di luar nikah.

Baca Juga: Terungkap, Mendiang Putri Diana Minta Diajarkan Tentang Islam



Nenek Putri Diana, yakni Ruth, Lady Fermoy, adalah teman lama dan seorang dayang untuk Ibu Suri Elizabeth Bowes-Lyon. Ayahnya menjabat sebagai pelayan pribadi Raja George VI dan kemudian Ratu Elizabeth II.

Setelah perceraian orangtuanya, Diana dibesarkan oleh sang ayah. Dengan kematian kakek Diana dari pihak ayah, Albert Spencer pada 1975, ayah Diana menjadi Earl Spencer ke-8 dan Diana diberi gelar Lady Diana Spencer.

Putri Diana kemudian berpindah rumah ketika masih anak-anak di Park House ke rumah keluarga besar mereka di Althorp. Setahun kemudian, ayahnya menikah dengan Raine, Countess Dartmouth, anak perempuan novelis romantis, Barbara Cartland.

Riwayat Pendidikan Lady Diana

Putri Diana sempat dianggap sebagai pelajar berprestasi rendah saat dia menimba pendidikan di Riddlesworth Hall di Norfolk dan di West Heath Girls' School, di Sevenoaks, Kent. Bahkan, saat itu Putri Diana juga telah gagal dalam pemeriksaan O-levelnya.

Pada 1977, di usianya yang ke-16 tahun, Putri Diana meninggalkan sekolah West Heath untuk menuntut ilmu di Institut Alpin Videmanette di Swiss, sebuah sekolah yang menitikberatkan pendidikan budaya dan menyediakan pelajar-pelajarnya untuk aktivitas-aktivitas sosial.

Di sanalah, Putri Diana kemudian berkenalan dengan calon suaminya yang pada masa itu sedang menjalin hubungan dengan kakak Diana, Lady Sarah. Walaupun Diana tidak cemerlang dalam hal akademis, dia memiliki kemampuan yang bagus dalam bidang olahraga dan merupakan penyanyi amatir yang baik.

Kecelakaan Tragis di Paris

Kematian tragis Lady Diana pada 31 Agustus 1997 sempat menjadi sorotan dunia. Dia meninggal dunia karena kecelakaan mobil yang dikemudikan di jalan terowong Pont de l'Alma di Paris bersama dengan Dodi Al-Fayed dan sopir Henri Paul.

Mobil Mercedes-Benz S-Class W140 (no pendaftaran 688 LTV75) dikemudikan dari Hotel Ritz Paris. Henri Paul mengemudi dengan kecepatan tinggi untuk menghindari kejaran para fotografer paparazzi. Analisis darah menunjukkan Henri Paul memiliki kadar alkohol 3 kali melebihi standar Prancis dan 2 kali standar Inggris serta mengurangi kestabilan sewaktu mengemudi.

Namun, pada rekaman CCTV tidak menunjukkan tanda-tanda Henri Paul mabuk ketika berjalan keluar menuju mobil mereka.

Michael Shrimpton turut mendukung anggapan Henri Paul tidak mabuk saat mengemudi. Henri Paul berhasil melintasi 13 tiang terowongan tetapi kehilangan kendali. Ini disebabkan karena terowongan itu dibuat tanpa pagar logam.

Semua yang berada dalam mobil tidak memakai sabuk pengaman. Anehnya, pengawal pribadi Fayed yang bernama Trevor Rees-Jones, selamat. Dodi dan Diana duduk di tempat duduk belakang. Dodi dan Henri tewas di tempat kejadian, sedangkan dalam 2 jam setelah dioperasi di rumah sakit, Lady Diana meninggal sekitar jam 4 pagi.

Kecelakaan terjadi sekitar jam 1 pagi. Pemakaman diadakan pada 6 September 1997 dan disiarkan secara langsung ke seluruh dunia, ditonton lebih 1,5 miliar orang di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raja Charles III Dikabarkan...
Raja Charles III Dikabarkan Akan Bertemu Archie dan Lilibet, Isyarat Damai Keluarga Kerajaan?
Momen Lucu Pangeran...
Momen Lucu Pangeran George Tahan Bersin di Trooping the Colour 2026, Ini Reaksi Kate Middleton!
Kate Middleton Bertemu...
Kate Middleton Bertemu Mantan Kekasihnya Rupert Finch, Begini Kisah Cinta Mereka
Peter Phillips Resmi...
Peter Phillips Resmi Menikah, Absennya Pangeran Harry Jadi Sorotan
Makin Terasing! Pangeran...
Makin Terasing! Pangeran Harry Tak Diundang ke Pernikahan Sepupunya, Peter Phillips
Sisi Lain Kate Middleton...
Sisi Lain Kate Middleton Terungkap, Ternyata Jago Main Beer Pong
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Prabowo Bertemu Profesor...
Prabowo Bertemu Profesor Imperial College London di Istana, Bahas Apa?
Rekomendasi
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Berita Terkini
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Sneaker Louis Vuitton...
Sneaker Louis Vuitton Combi Rancangan Pharrell Williams Dikritik, Disebut Mirip Vans Authentic
Quick Marriage with...
Quick Marriage with Twins: A Dazzling Mom's Tale di V+Short, Kisah Ibu Tangguh yang Menemukan Cinta Lamanya
Jangan Cuma Istri, Suami...
Jangan Cuma Istri, Suami Juga Harus Periksa Kesuburan saat Program Hamil
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved