Filosofi Kebaya Menurut Maylana Togas Kontjoro
Senin, 12 September 2022 - 22:45 WIB
loading...
A
A
A
"Kebaya itu juga tidak ada look-nya saja kebaya, tapi kebaya di belakangnya itu ada nilai ekonomisnya," tutur Maylana.
Kebaya bisa dipasangkan dengan beragam kain khas Indonesia. Contohnya saja kain tenun, batik, endek, dan lain-lain.
Sementara itu, Malayna bersama Tim Nasional Kebaya Indonesia Menuju Unesco saat ini sedang mengerahkan sederet upaya. Salah satunya ada pengajuan Hari Kebaya Nasional hingga pengajuan pendaftaran ke Unesco.
"Karena kita belum punya nih Hari kebaya. Kemudian kita juga akan mengajukan untuk warisan budaya tak benda, lalu juga yang terakhir adalah pengajuan ke Unesco untuk pendaftaran," ujar Maylana Togas Kontjoro.
Tim nasional yang dibentuk dalam rangka memboyong kebaya melaju ke Unesco terdiri dari beragam komunitas. Antara lain ada Perempuan Berkebaya Indonesia, Perempuan Bersanggul Nusantara, Komunitas Notaris, Pertiwi Indonesia, dan masih banyak lagi.
Kebaya bisa dipasangkan dengan beragam kain khas Indonesia. Contohnya saja kain tenun, batik, endek, dan lain-lain.
Sementara itu, Malayna bersama Tim Nasional Kebaya Indonesia Menuju Unesco saat ini sedang mengerahkan sederet upaya. Salah satunya ada pengajuan Hari Kebaya Nasional hingga pengajuan pendaftaran ke Unesco.
"Karena kita belum punya nih Hari kebaya. Kemudian kita juga akan mengajukan untuk warisan budaya tak benda, lalu juga yang terakhir adalah pengajuan ke Unesco untuk pendaftaran," ujar Maylana Togas Kontjoro.
Tim nasional yang dibentuk dalam rangka memboyong kebaya melaju ke Unesco terdiri dari beragam komunitas. Antara lain ada Perempuan Berkebaya Indonesia, Perempuan Bersanggul Nusantara, Komunitas Notaris, Pertiwi Indonesia, dan masih banyak lagi.
(tsa)
Lihat Juga :