Pemakaman Ratu Elizabeth II Diprediksi Pecahkan Rekor, Jadi Siaran Paling Banyak Ditonton Sepanjang Masa
Jum'at, 16 September 2022 - 09:43 WIB
loading...
Pemakaman Ratu Elizabeth II diprediksi akan memecahkan rekor baru. Upacara ini diperkirakan akan ditonton oleh 4,1 miliar pemirsa televisi di seluruh dunia. Foto/Getty Images
A
A
A
JAKARTA - Pemakaman Ratu Elizabeth II diprediksi akan memecahkan rekor baru. Upacara ini diperkirakan akan ditonton oleh 4,1 miliar pemirsa televisi di seluruh dunia. Jumlah tersebut, lebih dari setengah populasi Bumi.
Dilansir dari Aceshowbiz, Jumat (16/9/2022) di mana akan menjadikan upacara pemakaman pada Senin (19/9/2022) sebagai siaran langsung yang paling banyak ditonton dalam sejarah.
Itu juga akan mendekati dua kali lipat dari 2,5 miliar orang di seluruh dunia yang menonton pemakaman Putri Diana yang meninggal dalam kecelakaan mobil di Paris pada 1997 di usia 36 tahun.
Bersamaan dengan pelepasan Putri Diana, salah satu acara lain yang paling banyak ditonton di TV adalah Muhammad Ali. Di mana saat itu, dia membuka Olimpiade Atlanta 1996 dan tercatat ditonton oleh 3,5 miliar orang.
Baca Juga: Segini Biaya Pemakaman Ratu Elizabeth II, Tembus Triliunan Rupiah
">Dilansir dari Aceshowbiz, Jumat (16/9/2022) di mana akan menjadikan upacara pemakaman pada Senin (19/9/2022) sebagai siaran langsung yang paling banyak ditonton dalam sejarah.
Itu juga akan mendekati dua kali lipat dari 2,5 miliar orang di seluruh dunia yang menonton pemakaman Putri Diana yang meninggal dalam kecelakaan mobil di Paris pada 1997 di usia 36 tahun.
Bersamaan dengan pelepasan Putri Diana, salah satu acara lain yang paling banyak ditonton di TV adalah Muhammad Ali. Di mana saat itu, dia membuka Olimpiade Atlanta 1996 dan tercatat ditonton oleh 3,5 miliar orang.
Baca Juga: Segini Biaya Pemakaman Ratu Elizabeth II, Tembus Triliunan Rupiah
"Begitulah cinta dan kekaguman untuk Ratu Elizabeth II di seluruh dunia sehingga pemakamannya ditakdirkan untuk menjadi acara TV langsung terbesar dalam sejarah. Kemegahan dan arak-arakan terlihat dalam skala ini," kata Carolina Beltramo, seorang analis di WatchTVAbroad.com kepada Daily Mail.