Fiki Alman Perankan Sosok dengan Dua Kepribadian di Sinetron Dendam Sampai Mati
Selasa, 20 September 2022 - 20:35 WIB
loading...
Fiki Alman membintangi sinetron Dendam Sampai Mati. Berperan sebagai Bryan, Fiki mengaku karakter dimainkannya tak biasa lantaran mempunyai dua kepribadian. Foto/Melati Pratiwi
A
A
A
JAKARTA - Fiki Alman membintangi sinetron Dendam Sampai Mati . Berperan sebagai Bryan, Fiki mengaku karakter yang dimainkannya tidak biasa lantaran mempunyai dua kepribadian.
Menurut Fiki, Bryan merupakan sosok yang baik, tapi sekaligus juga jahat.
"Karakternya antagonis dan protagonis. Jadi dia memiliki dua kepribadian," kata Fiki di lokasi syuting Dendam Sampai Mati di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (20/9/2022).
"Di mana dua kepribadian itu suatu ketika dia jadi jahat banget, suatu ketika dia jadi baik banget dan jahat itu enggak marah-marah atau teriak-teriak gitu. Cuma lebih ke psycho," tambahnya.
Baca Juga: Berbagai Reaksi Warganet Merespons Trailer Perdana Sinetron Terbaru Dendam Sampai Mati
Selama ini Fiki memang sudah biasa menerima peran protagonis atau antagonis. Namun, untuk menjadi keduanya sekaligis dalam satu tokoh merupakan tantangan bagi sang aktor.
"Ini tantangan baru, sebelumnya kan pernah jadi gagap, terus jadi protagonis atau antagonis. Cuman sekarang lebih parah, lebih dingin lagi," jelas Fiki.
Menurut Fiki, Bryan merupakan sosok yang baik, tapi sekaligus juga jahat.
"Karakternya antagonis dan protagonis. Jadi dia memiliki dua kepribadian," kata Fiki di lokasi syuting Dendam Sampai Mati di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (20/9/2022).
"Di mana dua kepribadian itu suatu ketika dia jadi jahat banget, suatu ketika dia jadi baik banget dan jahat itu enggak marah-marah atau teriak-teriak gitu. Cuma lebih ke psycho," tambahnya.
Baca Juga: Berbagai Reaksi Warganet Merespons Trailer Perdana Sinetron Terbaru Dendam Sampai Mati
Selama ini Fiki memang sudah biasa menerima peran protagonis atau antagonis. Namun, untuk menjadi keduanya sekaligis dalam satu tokoh merupakan tantangan bagi sang aktor.
"Ini tantangan baru, sebelumnya kan pernah jadi gagap, terus jadi protagonis atau antagonis. Cuman sekarang lebih parah, lebih dingin lagi," jelas Fiki.
Lihat Juga :