Peralihan Musim, Kasus DBD Meningkat hingga 87.501
Sabtu, 24 September 2022 - 11:00 WIB
loading...
Kasus demam berdarah dengue atau DBD di Indonesia dilaporkan meningkat seiring dengan peralihan musim dari kemarau ke hujan. Jumlah kasus DBD sebanyak 87.501. Foto/India Today
A
A
A
JAKARTA - Kasus demam berdarah dengue atau DBD di Indonesia dilaporkan meningkat seiring dengan peralihan musim dari kemarau ke musim hujan. Jumlah kumulatif kasus konfirmasi DBD dari Januari 2022 dilaporkan sebanyak 87.501 kasus dan 816 kematian.
Hal tersebut berdasarkan catatan Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sampai Minggu ke-36. Di mana kasus paling banyak terjadi pada usia 14 tahun - 44 tahun.
"Secara umum terjadi peningkatan kasus DBD. Kasus paling banyak terjadi pada golongan umur 14 tahun - 44 tahun sebanyak 38,96 persen dan 5 tahun - 14 tahun sebanyak 35,61 persen,” kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu dalam situs resmi Kemenkes dikutip Sabtu (24/9/2022).
Kemenkes pun telah mengirimkan surat kepada seluruh Kepala Daerah di Indonesia mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. Meminta agar dinas kesehatan meningkatkan kewaspadaan dengan aktif melakukan pengendalian DBD lebih dini.
Baca Juga: Belum Ada Obatnya, Ini Gejala Demam Berdarah Dengue yang Wajib Diwaspadai
Hal tersebut berdasarkan catatan Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sampai Minggu ke-36. Di mana kasus paling banyak terjadi pada usia 14 tahun - 44 tahun.
"Secara umum terjadi peningkatan kasus DBD. Kasus paling banyak terjadi pada golongan umur 14 tahun - 44 tahun sebanyak 38,96 persen dan 5 tahun - 14 tahun sebanyak 35,61 persen,” kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu dalam situs resmi Kemenkes dikutip Sabtu (24/9/2022).
Kemenkes pun telah mengirimkan surat kepada seluruh Kepala Daerah di Indonesia mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. Meminta agar dinas kesehatan meningkatkan kewaspadaan dengan aktif melakukan pengendalian DBD lebih dini.
Baca Juga: Belum Ada Obatnya, Ini Gejala Demam Berdarah Dengue yang Wajib Diwaspadai
Lihat Juga :