Berkunjung ke Jepara, Jangan Lewatkan 6 Destinasi Wisata Ini
Minggu, 25 September 2022 - 04:03 WIB
loading...
A
A
A
Tempat bersejarah selanjutnya adalah Benteng Portugis, jadi wisata sejarah andalan di Jepara. Berlokasi di Desa Banyumanis, Kecamatan Donorojo atau letaknya persis di pinggir laut, sehingga pemandangannya semakin menarik dan epik.
Benteng Portugis dibangun di atas bukit batu di pinggir laut dan merupakan lokasi pertahanan yang strategis pada masanya. Sesuai namanya, benteng ini dibangun Portugis sebagai bentuk kerja sama dengan Sultan Agung Mataram untuk melawan pihak VOC.
Namun, benteng ini hanya ditempati beberapa tahun saja oleh bangsa Portugis. Pada masa pendudukan Jepang, benteng ini kembali digunakan sebagai tempat pengintai laut.
6. Museum R.A Kartini
Tentu saja Jepara dikenal dengan sejarah R.A Kartini, seorang pejuang perempuan yang mengedepankan hak-hak perempuan agar menjadi seorang yang lebih baik dan tidak mudah ditindas.
Sejarah perjuangannya ini diabadikan dan dibuatkan museum yang dinamakan R.A Kartini. Berlokasi di Jalan Alun-Alun No. 01, Panggang, museum ini diresmikan Bupati Soedikto pada 21 April 1977.
Sesuai namanya, museum ini didedikasikan untuk mengenang sang pahlawan emansipasi wanita asal Jepara tersebut.
Ruangan koleksi di Museum Kartini dibagi menjadi 4 bagian. Di ruangan pertama yang berada di Gedung K, dapat ditemukan benda peninggalan R.A Kartini dan kakaknya—Sosro Kartono. Ruangan kedua yang merupakan kaki dari Gedung K, adalah tempat khusus untuk memajang peninggalan dari Sosro Kartono.
Kemudian di ruangan ketiga, Anda dapat melihat benda-benda bersejarah yang ditemukan di sekitar Kabupaten Jepara dan benda kerajinan lainnya, seperti tenun ikat troso serta berbagai jenis anyaman berbahan dasar bambu dan rotan.
Baca juga: Studi: Janin dalam Kandungan Sudah Bisa Bereaksi terhadap Makanan yang Dikonsumsi sang Ibu
Ruangan keempat yang paling menarik. Di ruangan ini, tersimpan dengan rapi tulang belulang dari Ikan Joko Tua. Konon, ikan ini adalah jenis paus gajah yang ditemukan di perairan sekitar Karimun Jawa.
Benteng Portugis dibangun di atas bukit batu di pinggir laut dan merupakan lokasi pertahanan yang strategis pada masanya. Sesuai namanya, benteng ini dibangun Portugis sebagai bentuk kerja sama dengan Sultan Agung Mataram untuk melawan pihak VOC.
Namun, benteng ini hanya ditempati beberapa tahun saja oleh bangsa Portugis. Pada masa pendudukan Jepang, benteng ini kembali digunakan sebagai tempat pengintai laut.
6. Museum R.A Kartini
Tentu saja Jepara dikenal dengan sejarah R.A Kartini, seorang pejuang perempuan yang mengedepankan hak-hak perempuan agar menjadi seorang yang lebih baik dan tidak mudah ditindas.
Sejarah perjuangannya ini diabadikan dan dibuatkan museum yang dinamakan R.A Kartini. Berlokasi di Jalan Alun-Alun No. 01, Panggang, museum ini diresmikan Bupati Soedikto pada 21 April 1977.
Sesuai namanya, museum ini didedikasikan untuk mengenang sang pahlawan emansipasi wanita asal Jepara tersebut.
Ruangan koleksi di Museum Kartini dibagi menjadi 4 bagian. Di ruangan pertama yang berada di Gedung K, dapat ditemukan benda peninggalan R.A Kartini dan kakaknya—Sosro Kartono. Ruangan kedua yang merupakan kaki dari Gedung K, adalah tempat khusus untuk memajang peninggalan dari Sosro Kartono.
Kemudian di ruangan ketiga, Anda dapat melihat benda-benda bersejarah yang ditemukan di sekitar Kabupaten Jepara dan benda kerajinan lainnya, seperti tenun ikat troso serta berbagai jenis anyaman berbahan dasar bambu dan rotan.
Baca juga: Studi: Janin dalam Kandungan Sudah Bisa Bereaksi terhadap Makanan yang Dikonsumsi sang Ibu
Ruangan keempat yang paling menarik. Di ruangan ini, tersimpan dengan rapi tulang belulang dari Ikan Joko Tua. Konon, ikan ini adalah jenis paus gajah yang ditemukan di perairan sekitar Karimun Jawa.
(nug)
Lihat Juga :