Wisata Pecinan Kembang Jepun Bangkit, Hidupkan Budaya Arek dan Perekonomian Daerah
Minggu, 25 September 2022 - 10:24 WIB
loading...
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya bersama Wirya Atmaja selaku Asst. General Manager Nippon Paint Indonesia meresmikan bangkitnya Wisata Pecinan Kembang Jepun, Surabaya, Jawa Timur (10/09/2022). Foto/Ist
A
A
A
SURABAYA - Wilayah Kembang Jepun merupakan salah satu kawasan pusat bisnis di Indonesia yang menyimpan sejarah perdagangan sejak masa penjajahan Jepang. Kembang Jepun sejak lama dikenal sebagai salah satu pusat kawasan bisnis perdagangan grosir dengan sebutan CBD (Central Business District) I Kota Surabaya yang kental akan budaya Jawa, Madura dan Tionghoa. Seiring berjalannya waktu, pada 10 September 2022, Wisata Pecinan Kembang Jepun diresmikan kembali sebagai “Kya-Kya Reborn”.
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya yang hadir meresmikan bangkitnya Wisata Pecinan Kembang Jepun mengatakan bahwa Wisata Pecinan Kembang Jepun merupakan representasi kembalinya budaya “Arek” yang lekat dengan nilai-nilai toleransi dan gotong royong yang kuat. Hadirnya Wisata Pecinan Kembang Jepun mampu membuat seluruh elemen masyarakat kampung terlibat, bergotong royong, dan larut dalam kebersamaan.
Meski sebelumnya sempat alami pasang surut akibat perpindahan pusat perdagangan, kini Pemerintah Kota Surabaya bekerjasama dengan beberapa pemangku kepentingan untuk terus membenahi kawasan Wisata Pecinan Kembang Jepun agar kedepannya dapat menjadi tujuan bagi wisatawan yang menyambangi kota Pahlawan ini.
“Saat ini kami bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) sedang membangun konsep Desa Wisata. Karena kita bisa lihat tingginya potensi wisata dan ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan pada ribuan desa yang tersebar di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah Kembang Jepun ini,” ungkap Wiwiek Widayati, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kota Surabaya.
Baca Juga: Wisata Pecinan Kembang Jepun Bangkit Kembali di Kota Surabaya
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya yang hadir meresmikan bangkitnya Wisata Pecinan Kembang Jepun mengatakan bahwa Wisata Pecinan Kembang Jepun merupakan representasi kembalinya budaya “Arek” yang lekat dengan nilai-nilai toleransi dan gotong royong yang kuat. Hadirnya Wisata Pecinan Kembang Jepun mampu membuat seluruh elemen masyarakat kampung terlibat, bergotong royong, dan larut dalam kebersamaan.
Meski sebelumnya sempat alami pasang surut akibat perpindahan pusat perdagangan, kini Pemerintah Kota Surabaya bekerjasama dengan beberapa pemangku kepentingan untuk terus membenahi kawasan Wisata Pecinan Kembang Jepun agar kedepannya dapat menjadi tujuan bagi wisatawan yang menyambangi kota Pahlawan ini.
“Saat ini kami bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) sedang membangun konsep Desa Wisata. Karena kita bisa lihat tingginya potensi wisata dan ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan pada ribuan desa yang tersebar di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah Kembang Jepun ini,” ungkap Wiwiek Widayati, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kota Surabaya.
Baca Juga: Wisata Pecinan Kembang Jepun Bangkit Kembali di Kota Surabaya
Lihat Juga :