Bahaya Child Grooming, Saat Orang Dewasa Pacaran dengan Remaja di Bawah Umur

Rabu, 28 September 2022 - 18:53 WIB
loading...
Bahaya Child Grooming,...
Child grooming sangat berbahaya buat anak atau remaja di bawah umur karena berpasangan dengan orang yang usianya jauh lebih tua. Foto/Pavel Danilyuk, Pexels
A A A
JAKARTA - Mayoritas orang masih salah kaprah dalam memahami child grooming yang akhir-akhir ini viral. Diduga, seorang selebritas berusia 30-an tahun melakukan child groomingdengan memacari seorang remaja berusia 14 tahun.

Lantas, apa itu child grooming? Mudahnya child grooming layaknya upaya pendekatan (PDKT) pada umumnya, tapi sasaran yang dituju bukan orang dewasa, tapi anak-anak atau remaja di bawah umur. Nah, orang-orang yang melakukan tindakan ini disebut sebagai groomer.

Tujuan dari child groomingadalah untuk memanipulasi, hingga melakukan tindakan-tindakan dewasa yang tidak menyenangkan terhadap para korbannya. Tindakan-tindakan tersebut tentunya akan berdampak pada psikologis, emosional, bahkan kesehatan fisik korban.

Mengutip The Conversation, mantan agen FBI Ken Lanning mengatakan istilah groomingsudah muncul sejak tahun 1980-an selama kegiatan investigasi kejahatan seksual terhadap anak-anak di Amerika Serkat.

Jenis Child Grooming

Fenomena child grooming tidak hanya terjadi secara langsung tapi juga bisa melalui platform media sosial. Child grooming yang dilakukan secara langsung, pelakunya biasanya berasal dari orang-orang terdekat, seperti tetangga, guru, pekerja di rumah, hingga kerabat. Meski demikian, orang asing pun tidak menutup kemungkinan berpotensi menjadi pelaku child grooming.

Bahaya Child Grooming, Saat Orang Dewasa Pacaran dengan Remaja di Bawah Umur

Foto: Odonata Wellnesscenter/Pexels

Kalau lewat platform media sosial, para pelaku umumnya akan melakukan pendekatan hingga membangun citra yang baik di mata korbannya terlebih dulu. Jika korban dirasa sudah mulai terpikat dengan pesonanya, si groomer kemudian bakal menjalankan aksinya baik secara bertahap ataupun sekaligus.

Karakteristik Pelaku Child Grooming (Groomer)

Mengutip gerashsteiner.net, terdapat sejumlah karakteristik yang bisa menjadi penilaian awal apakah orang-orang di sekitar termasuk groomer atau tidak. Karakteristik tersebut di antaranya sering memberikan hadiah, suka menghabiskan waktu bersama, dan hobi mengambil foto atau video remaja di bawah umur yang sedang memakai pakaian minim.

Bahaya Child Grooming, Saat Orang Dewasa Pacaran dengan Remaja di Bawah Umur

Foto: Victor/Pexels
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saatnya Negara Memperkuat...
Saatnya Negara Memperkuat Profesi Psikolog Klinis
Pentingnya Psikologi...
Pentingnya Psikologi Pengendalian Diri dalam Dunia Trading
Jurusan Unair dengan...
Jurusan Unair dengan Keketatan Tertinggi untuk SNBT 2026, Kedokteran Hingga Psikologi
Rekomendasi
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Berita Terkini
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Indro Warkop Gaungkan...
Indro Warkop Gaungkan Pesan Hidup Sehat Lewat Kebiasaan Harian
Dari Dunia Korporat...
Dari Dunia Korporat ke Industri Hiburan, Ryan Goutama Temukan Passion di Depan Kamera
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Cari 38 Finalis Terbaik, Audisi Terakhir Digelar di Jakarta
Infografis
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Pengangguran Terbanyak di ASEAN, Indonesia Urutan Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved