Kemenkes Ungkap 5 Faktor Pemicu Risiko Penyakit Jantung Bisa Dikendalikan
Kamis, 29 September 2022 - 10:04 WIB
loading...
Direktur P2PTM Kemenkes dr Eva Susanti mengungkapkan bahwa ada 5 faktor pemicu meningkatnya risiko penyakit jantung. Mulai dari hipertensi hingga tidak adanya aktivitas. Foto/Ilustrasi/Ist
A
A
A
JAKARTA - Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Eva Susanti, mengungkapkan bahwa ada lima faktor pemicu meningkatnya risiko penyakit jantung.
Ia merinci, lima faktor pemicu itu yakni hipertensi, obesitas, merokok, diabetes, dan tidak beraktivitas.
"Ini sebenarnya bisa kita kendalikan kalau semua masyarakat memiliki keinginan yang sama. Kemudian didukung oleh seluruh sektor terkait lebih mudah untuk di tangani," ujar dr Eva Susanti dalam Konferensi Pers Hari Jantung Sedunia dalam Kanal YouTube Kementerian Kesehatan, dikutip Kamis (29/9/2022).
Terkait dengan rokok, ia menjelaskan risiko tersebut kini banyak dilakukan oleh anak-anak yang angka prevalensinya terus meningkat.
Baca Juga: Bersepeda Sehatkan Jantung, tapi Kok Banyak yang Meninggal Karena Serangan Jantung?
">Ia merinci, lima faktor pemicu itu yakni hipertensi, obesitas, merokok, diabetes, dan tidak beraktivitas.
"Ini sebenarnya bisa kita kendalikan kalau semua masyarakat memiliki keinginan yang sama. Kemudian didukung oleh seluruh sektor terkait lebih mudah untuk di tangani," ujar dr Eva Susanti dalam Konferensi Pers Hari Jantung Sedunia dalam Kanal YouTube Kementerian Kesehatan, dikutip Kamis (29/9/2022).
Terkait dengan rokok, ia menjelaskan risiko tersebut kini banyak dilakukan oleh anak-anak yang angka prevalensinya terus meningkat.
Baca Juga: Bersepeda Sehatkan Jantung, tapi Kok Banyak yang Meninggal Karena Serangan Jantung?
Data menunjukkan pada 2013 prevalensi perokok anak mencapai 7,20%, kemudian naik menjadi 8,80% tahun 2016, 9,10% tahun 2018, dan 10,70% tahun 2019.