Dunia Digital Kian Berkembang, Startup Ini Tawarkan Solusi Inovatif untuk Industri Logistik
Kamis, 06 Oktober 2022 - 17:33 WIB
loading...
A
A
A
“Dengan infrastruktur manajemen logistik yang lebih canggih, kami berupaya untuk menjawab permasalahan lama yang telah terjadi selama bertahun-tahun di Indonesia, terutama kurangnya integrasi antara pihak-pihak yang terlibat di rantai pasok. Selama ini, sistem operasional kebanyakan masih menggunakan cara-cara manual dengan administrasi yang rumit. McEasy ingin membawa angin perubahan digitalisasi agar proses rantai pasok bisa berjalan secara otomatis, lebih mudah dan lebih efisien, untuk semua pihak yang terlibat,” kata Raymond Sutjiono, Co-Founder McEasy melalui siaran pers kepada SINDOnews.com, Kamis (6/10).
Raymond menjelaskan, melalui TMS, pelanggan McEasy dapat melacak posisi kendaraan dan seluruh biaya operasional secara transparan, tanpa perlu repot untuk memeriksanya secara manual.
“McEasy juga menggunakan model bisnis berbasis langganan (subscription) dan menawarkan kustomisasi solusi, untuk disesuaikan dengan skala bisnis pelanggan, seperti third-party logistics (3PL), fourth-party logistics (4PL), distributor, atau perusahaan brand,” ujar Raymond.
Menurut, Raymond, kehadiran solusi-solusi ini membantu semua pelaku bisnis logistik, mulai dari perusahaan manufaktur dan distribusi hingga perusahaan brand besar yang telah memiliki armada sendiri.
“Terlebih sejak adanya regulasi pemerintah yang mewajibkan angkutan umum orang untuk memasang alat pemantau pergerakan kendaraan elektronik atau Global Positioning System (GPS), banyak perusahaan transportasi umum seperti bis yang membutuhkan integrasi sistem GPS dalam dashboard VSMS McEasy,” ungkap Raymond.
Raymond menjelaskan, melalui TMS, pelanggan McEasy dapat melacak posisi kendaraan dan seluruh biaya operasional secara transparan, tanpa perlu repot untuk memeriksanya secara manual.
“McEasy juga menggunakan model bisnis berbasis langganan (subscription) dan menawarkan kustomisasi solusi, untuk disesuaikan dengan skala bisnis pelanggan, seperti third-party logistics (3PL), fourth-party logistics (4PL), distributor, atau perusahaan brand,” ujar Raymond.
Menurut, Raymond, kehadiran solusi-solusi ini membantu semua pelaku bisnis logistik, mulai dari perusahaan manufaktur dan distribusi hingga perusahaan brand besar yang telah memiliki armada sendiri.
“Terlebih sejak adanya regulasi pemerintah yang mewajibkan angkutan umum orang untuk memasang alat pemantau pergerakan kendaraan elektronik atau Global Positioning System (GPS), banyak perusahaan transportasi umum seperti bis yang membutuhkan integrasi sistem GPS dalam dashboard VSMS McEasy,” ungkap Raymond.
(hri)
Lihat Juga :