Kisah Cahyadi Eki Kam, Pengamen Jalanan yang Sukses Juarai All Together Now di Italia
Minggu, 09 Oktober 2022 - 00:34 WIB
loading...
A
A
A
Bakat menyanyi Eki sendiri sudah terlihat sejak dia masih kecil. Saat masih kecil, Eki telah mengikuti banyak sekali lomba menyanyi. "Dan kebetulan juara terus. Dan akhirnya papa aku juga nyuruh sekolah musik. Sekolah vokal," kenangnya.
Alhasil dia pun membulatkan tekad menjadi pengamen di Italia yang rupanya tak semudah di Indonesia. Ada berbagai syarat dan ketentuan yang harus dilalui untuk bisa meyakinkan pemerintah setempat memberikan izin untuk mengamen.
"Ternyata banyak sekali yang harus dilalui untuk ngamen di jalan, enggak sembarangan. Kita ada audisinya dari pemerintah daerah setempat. Kita harus datang dan memberitahu bagaimana konsep kita. Jika layak kita dapat lisensinya, dan kalau enggak, enggak bisa ngamen sembarangan dan sempat pandemi akhirnya ketemu talent scout untuk casting," bebernya.
Eki pun lolos audisi dan bisa mulai mengamen hingga berjalan 1 tahun. Setelah setahun, pandemi Covid-19 melanda dunia dan sempat parah di Italia. Kegiatan Eki pun terhenti, dan bisa mengamen lagi setelah new normal.
Respons warga Milan melihat penampilan Eki sangat baik. Tak sedikit orang yang mengambil video saat dia beraksi. Video tersebut akhirnya sampai ke tim redaksi All Together Now. Eki pun dipanggil untuk mengikuti ajang bergengsi tersebut.
"Aku suka sekali apresiasinya warga lokal dan turis di sini, banyak yang post di Instagramnya sampai dilihat redaksi All Together Now. Akhirnya aku dikontak dan suruh aku audisi, jadi senang sekali bisa dapat apresiasi apalagi juara 1 yang pertama dari kalangan warga negara Asia," ungkapnya.
Alhasil dia pun membulatkan tekad menjadi pengamen di Italia yang rupanya tak semudah di Indonesia. Ada berbagai syarat dan ketentuan yang harus dilalui untuk bisa meyakinkan pemerintah setempat memberikan izin untuk mengamen.
"Ternyata banyak sekali yang harus dilalui untuk ngamen di jalan, enggak sembarangan. Kita ada audisinya dari pemerintah daerah setempat. Kita harus datang dan memberitahu bagaimana konsep kita. Jika layak kita dapat lisensinya, dan kalau enggak, enggak bisa ngamen sembarangan dan sempat pandemi akhirnya ketemu talent scout untuk casting," bebernya.
Eki pun lolos audisi dan bisa mulai mengamen hingga berjalan 1 tahun. Setelah setahun, pandemi Covid-19 melanda dunia dan sempat parah di Italia. Kegiatan Eki pun terhenti, dan bisa mengamen lagi setelah new normal.
Respons warga Milan melihat penampilan Eki sangat baik. Tak sedikit orang yang mengambil video saat dia beraksi. Video tersebut akhirnya sampai ke tim redaksi All Together Now. Eki pun dipanggil untuk mengikuti ajang bergengsi tersebut.
"Aku suka sekali apresiasinya warga lokal dan turis di sini, banyak yang post di Instagramnya sampai dilihat redaksi All Together Now. Akhirnya aku dikontak dan suruh aku audisi, jadi senang sekali bisa dapat apresiasi apalagi juara 1 yang pertama dari kalangan warga negara Asia," ungkapnya.
Lihat Juga :