Gelar Workshop, Kemenparekraf Berupaya Tingkatkan Kompetensi Pelaku Pariwisata
Selasa, 18 Oktober 2022 - 14:03 WIB
loading...
A
A
A
"Tujuan dari kegiatan ini adalah memverifikasi, memvalidasi, dan memperoleh kesepakatan pemangku kepentingan terhadap rancangan pemetaan standar kompetensi dan unit kompetensi pada SKKNI, rancangan penjenjangan kualifikasi dan identifikasi kemungkinan jabatan pada KKNI, serta rancangan peta okupasi pada Skema Okupasi 10 Bidang Pariwisata," paparnya.
Hal senada diungkapkan Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan, Diah Martini Mohamad Paham. Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian Program Pengembangan dan Pengakuan Kompetensi SDM Pariwisata.
Program tersebut, lanjut dia, bertujuan untuk menjamin keberlanjutan pasokan tenaga kerja terampil bagi sektor pariwisata, dengan bukti kompetensi berupa sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh BNSP di 6 Destinasi Pariwisata Prioritas.
"Melalui kegiatan ini diharapkan akan mampu menyebarluaskan informasi terkait kegiatan untuk mendorong masyarakat atau SDM pariwisata berpartisipasi lebih aktif pada rangkaian program tersebut," ujar Diah Martini.
Selain NTB, Kemenparekraf juga melaksanakan workshop ini di Toba, Sumatera Utara, pada 11 Oktober lalu. Kemudian, pada 13 Oktober 2022 di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Peserta yang mengikuti kegiatan ini meliputi perwakilan unsur pemerintah, akademisi, asosiasi, industri, serta komunitas untuk setiap bidang pariwisata yaitu MICE, Event, Tour Leader, Tour Guide, Rock Climbing, Destinations, Safety Guard Water Tourism, Paramotor, Ecotourism, dan Rafting.
Hal senada diungkapkan Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan, Diah Martini Mohamad Paham. Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian Program Pengembangan dan Pengakuan Kompetensi SDM Pariwisata.
Program tersebut, lanjut dia, bertujuan untuk menjamin keberlanjutan pasokan tenaga kerja terampil bagi sektor pariwisata, dengan bukti kompetensi berupa sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh BNSP di 6 Destinasi Pariwisata Prioritas.
"Melalui kegiatan ini diharapkan akan mampu menyebarluaskan informasi terkait kegiatan untuk mendorong masyarakat atau SDM pariwisata berpartisipasi lebih aktif pada rangkaian program tersebut," ujar Diah Martini.
Selain NTB, Kemenparekraf juga melaksanakan workshop ini di Toba, Sumatera Utara, pada 11 Oktober lalu. Kemudian, pada 13 Oktober 2022 di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Peserta yang mengikuti kegiatan ini meliputi perwakilan unsur pemerintah, akademisi, asosiasi, industri, serta komunitas untuk setiap bidang pariwisata yaitu MICE, Event, Tour Leader, Tour Guide, Rock Climbing, Destinations, Safety Guard Water Tourism, Paramotor, Ecotourism, dan Rafting.
Lihat Juga :