Mengenal Eucalyptus, Pohon Kayu Putih yang Kaya Manfaat Kesehatan

Senin, 06 Juli 2020 - 14:23 WIB
loading...
Mengenal Eucalyptus,...
Eucalyptus adalah pohon cemara yang tumbuh di Australia dan sebagian Asia, termasuk Indonesia. Eucalyptus menjadi populer karena bisa menjadi antivirus Covid-19. Foto/Istimewa.
A A A
JAKARTA - Eucalyptus adalah pohon cemara yang tumbuh di Australia dan sebagian Asia, termasuk Indonesia. Eucalyptus yang memiliki lebih dari 700 spesies ini dapat digunakan untuk mengurangi gejala, seperti batuk dan pilek, termasuk menghilangkan rasa sakit otot dan sendi.

Sementara, minyak yang berasal dari pohon kayu putih ini juga digunakan sebagai antiseptik, parfum, bahan kosmetik, penyedap, dan dalam pelarut industri. (Baca juga: Penjelasan Kalung Eucalyptus Antivirus Corona, Kandungannya Sama dengan Inhaler ).

Dilansir medicalnewstoday, khasiatnya yang banyak untuk kesehatan ini membuat pengobatan di China, India, Yunani, dan Eropa memasukkan eucalyptus ke dalam perawatan berbagai kondisi dan telah dilakukan selama ribuan tahun.

Daun eucalyptus juga mengandung flavonoid dan tannin. Seperti diketahui, flavonoid merupakan antioksidan nabati, dan tanin yang dapat membantu mengurangi peradangan.

Menjelang akhir abad ke-19, minyak eucalyptus digunakan di sebagian besar rumah sakit di Inggris untuk membersihkan kateter urin. Penelitian modern sekarang mulai mendukung praktik ini.

Sementara, pada Februari 2016, para peneliti dari Serbia menemukan bukti yang mendukung aksi antimikroba eucalyptus. Mereka menyimpulkan bahwa interaksi positif antara minyak esensial E. camaldulensis (pohon dalam keluarga Eucalyptus) dan antibiotik yang ada dapat mengarah pada pengembangan strategi pengobatan baru untuk infeksi tertentu. Mereka berharap khasiat ini dapat mengurangi kebutuhan akan antibiotik.

Sebuah studi yang diterbitkan di Clinical Microbiology & Infection menunjukkan bahwa minyak eucalyptus mungkin memiliki efek antibakteri pada bakteri patogen di saluran pernapasan bagian atas, termasuk Haemophilus influenzae, bakteri yang bertanggung jawab untuk berbagai infeksi, dan beberapa jenis streptococcus.

Yang menarik, eucalyptus belakangan dikaitkan dengan virus corona. Hal itu diungkap Kementerian Pertanian (Kementan) RI saat meluncurkan produk kalung aromaterapi eucalyptus. Kementan mengklaim kalang itu bisa menjadi antivirus atau penangkal Covid-19. (Baca juga: Ternyata, Kalung Anti-Corona cuma Sekadar Jamu ).

Produk ini sebelumnya sudah diluncurkan sejak Mei 2020 lalu. Produk roll-on, minyak, dan inhaler eucalyptus saat ini telah mengantongi izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Fadjry Djufry mengatakan, produk-produk ini diharapkan bisa mengurangi penyebaran Covid-19. Namun, izin dari BPOM tidak menyebut bahwa produk tersebut anti-virus.

"Untuk izin edarnya, ini masih tergolong jamu. Klaim produk kami hanya sebatas yang tertuang dalam izin BPOM. Untuk masalah anti-virus, masih uji klinis dan uji lainnya, karena kami mengetes produk ke Corona Model, bukan ke Covid-19," kata Fadjry.

Namun, secara uji lab, kata dia, produk-produk ini berpotensi melawan Covid-19, termasuk juga H5N1 dan influenza. "Kenapa belum uji klinis? Uji klinis butuh waktu yang cukup lama. Untuk kategori vaksin dan obat oral, butuh waktu secepatnya 18 bulan untuk uji klinis," terang dia.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Influenza di China...
Kasus Influenza di China Meroket, Permintaan Obat Antivirus Tinggi
Polio Jadi Penyakit...
Polio Jadi Penyakit Berbahaya karena Tak Miliki Antivirus
Pemberian Antivirus...
Pemberian Antivirus pada Ibu Hamil Bantu Cegah Penularan Hepatitis B ke Bayi
Mengenal Obat Antivirus...
Mengenal Obat Antivirus Tecovirimat, Ampuh untuk Cacar Monyet?
Cacar Monyet Sudah Ditemukan...
Cacar Monyet Sudah Ditemukan Vaksin dan Antivirusnya
Obat Covid-19 Oral Molnupiravir...
Obat Covid-19 Oral Molnupiravir Diklaim Mampu Cegah Kematian
HMPV Sudah Terdeteksi...
HMPV Sudah Terdeteksi di Indonesia, Apakah Ada Obatnya?
Ancaman Siber Meningkat,...
Ancaman Siber Meningkat, Trellix Resmi Tunjuk NEXTGEN Jadi Distributor di Indonesia
Gawat! Terminator, Alat...
Gawat! Terminator, Alat Penjebol Antivirus dan Ransomware Dijual Bebas
Rekomendasi
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Dorong Literasi Finansial...
Dorong Literasi Finansial dan AI, IPOT Jawab Tantangan Makro Gen Z
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Berita Terkini
Dibully Sampai Hidupnya...
Dibully Sampai Hidupnya Hancur, Ini Balas Dendam Anna di Microdrama V+Short She Was Never Gone
Nakei Tampilkan Pendewasaan...
Nakei Tampilkan Pendewasaan Musik Lewat Single Kedua 'Setengah Hadir'
Samuel Cipta Hadirkan...
Samuel Cipta Hadirkan Makna Cinta Lewat Single Terbaru Jagat Rasa
Bukan Skill Game-nya,...
Bukan Skill Game-nya, Ini yang Membuat Konten Refa Ardhi Disukai Banyak Orang
Program Loyalitas Jadi...
Program Loyalitas Jadi Strategi Pusat Belanja Menjaga Kedekatan dengan Pengunjung
Kesuksesan Refa Ardhi...
Kesuksesan Refa Ardhi di Dunia Digital Ternyata Dibangun dari Hal Sederhana Ini
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved