Ahli: Imunoterapi Ampuh Tingkatkan Masa Ketahanan Penderita Kanker Serviks Stadium Lanjut
Selasa, 25 Oktober 2022 - 20:10 WIB
loading...
A
A
A
dr. Nadia kemudian menambahkan bahwa dengan Imunoterapi, bertujuan untuk memperpanjang ketahanan hidup pasien.
“Namun, begitu sebuah kanker sudah di stadium lanjut atau metastasis, apapun jenis kankernya tujuan pengobatannya adalah untuk memperpanjang ketahanan hidupnya. Jadi, bahwa kalau tidak diobati, pasien kanker stadium lanjut maka dalam waktu 6 bulan maka ketahanannya selesai. Namun jika diobati hal ini membantu memperpanjang masa hidup pasien, katakanlah dua tahun,” sambung dr. Nadia.
Oleh sebab itu penting untuk melakukan tindakan-tindakan pencegahan, agar tidak muncul kanker serviks. Dengan menerapkan pola gaya hidup sehat, dan secara rajin memeriksakan diri ke layanan kesehatan dapat membantu Anda terhindar dari kanker serviks serta melakukan vaksinasi guna mencegah Human papillomavirus (HPV) yang dapat menyebabkan kanker leher rahim ini.
“Healthy lifestyle berlaku untuk semua jenis kanker. Namun, masing-masing kanker memiliki faktor risiko sendiri-sendiri, misalnya untuk kanker serviks agar tidak bergonta-ganti pasangan, tidak melakukan hubungan seksual di usia dini. Itu sudah merupakan penurunan faktor risiko ditambah aktif melakukan pencegahan dengan melakukan vaksinasi dari kanker serviks,” katanya.
Screening kesehatan yang dapat ditempuh untuk mendeteksi ada atau tidaknya kanker serviks atau kanker leher rahim, dapat dilakukan melalui tes pap smear selama 5 tahun sekali sebagai upaya pencegahan.
“Namun, begitu sebuah kanker sudah di stadium lanjut atau metastasis, apapun jenis kankernya tujuan pengobatannya adalah untuk memperpanjang ketahanan hidupnya. Jadi, bahwa kalau tidak diobati, pasien kanker stadium lanjut maka dalam waktu 6 bulan maka ketahanannya selesai. Namun jika diobati hal ini membantu memperpanjang masa hidup pasien, katakanlah dua tahun,” sambung dr. Nadia.
Oleh sebab itu penting untuk melakukan tindakan-tindakan pencegahan, agar tidak muncul kanker serviks. Dengan menerapkan pola gaya hidup sehat, dan secara rajin memeriksakan diri ke layanan kesehatan dapat membantu Anda terhindar dari kanker serviks serta melakukan vaksinasi guna mencegah Human papillomavirus (HPV) yang dapat menyebabkan kanker leher rahim ini.
“Healthy lifestyle berlaku untuk semua jenis kanker. Namun, masing-masing kanker memiliki faktor risiko sendiri-sendiri, misalnya untuk kanker serviks agar tidak bergonta-ganti pasangan, tidak melakukan hubungan seksual di usia dini. Itu sudah merupakan penurunan faktor risiko ditambah aktif melakukan pencegahan dengan melakukan vaksinasi dari kanker serviks,” katanya.
Screening kesehatan yang dapat ditempuh untuk mendeteksi ada atau tidaknya kanker serviks atau kanker leher rahim, dapat dilakukan melalui tes pap smear selama 5 tahun sekali sebagai upaya pencegahan.
(hri)
Lihat Juga :