Ahli: Imunoterapi Ampuh Tingkatkan Masa Ketahanan Penderita Kanker Serviks Stadium Lanjut
Selasa, 25 Oktober 2022 - 20:10 WIB
loading...
Imunoterapi ini tak hanya digunakan sebagai pengobatan para penderita kanker paru, kanker ginjal, kanker kandung kemih, maupun limfoma tetapi juga kanker payudara dan kanker serviks. Foto/Ilustrasi/Ist
A
A
A
JAKARTA - Imunoterapi merupakan salah satu pengobatan kanker , dikenal juga dengan istilah immuno-onkologi yang menggunakan kekuatan sistem kekebalan tubuh sendiri untuk mencegah, mengendalikan, bahkan menghilangkan kanker tersebut.
Dalam praktiknya, Imunoterapi ini tak hanya digunakan sebagai pengobatan para penderita kanker paru, kanker ginjal, kanker kandung kemih, maupun limfoma tetapi juga kanker payudara dan kanker serviks.
Melalui jenis pengobatan ini, penderita kanker serviks stadium lanjut pun memiliki harapan bertahan lebih panjang, bahkan mungkin mencapai kesembuhan.
“Kalau kita bicara stadium atau metastasis, kita tidak berbicara kesembuhan. Saat sebuah kanker masih bisa diangkat dan diambil keseluruhan kankernya, tanpa tersisa dimana itu hanya pada kanker stadium dini. Baru kita bicara kuratif intention atau pengobatan yang tujuannya penyembuhan,” papar Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Nadia Ayu Mulansari, Sp.PD-KHOM, dalam webinar, Selasa (25/10/2022).
Baca Juga: Ilmuwan Temukan Metode Imunoterapi untuk Sembuhkan Kanker
Dalam praktiknya, Imunoterapi ini tak hanya digunakan sebagai pengobatan para penderita kanker paru, kanker ginjal, kanker kandung kemih, maupun limfoma tetapi juga kanker payudara dan kanker serviks.
Melalui jenis pengobatan ini, penderita kanker serviks stadium lanjut pun memiliki harapan bertahan lebih panjang, bahkan mungkin mencapai kesembuhan.
“Kalau kita bicara stadium atau metastasis, kita tidak berbicara kesembuhan. Saat sebuah kanker masih bisa diangkat dan diambil keseluruhan kankernya, tanpa tersisa dimana itu hanya pada kanker stadium dini. Baru kita bicara kuratif intention atau pengobatan yang tujuannya penyembuhan,” papar Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Nadia Ayu Mulansari, Sp.PD-KHOM, dalam webinar, Selasa (25/10/2022).
Baca Juga: Ilmuwan Temukan Metode Imunoterapi untuk Sembuhkan Kanker
Lihat Juga :