Kenali Tanda Gagal Ginjal pada Anak, Ini Langkah Pertama yang Harus Dilakukan Orang Tua
Rabu, 26 Oktober 2022 - 19:25 WIB
loading...
Spesialis Anak dr. Hestu Putri Yanuarti, SpA, MKes sebagai narasumber dalam Podcast Aksi Nyata, Rabu (26/10/2022). Foto/YouTube Partai Perindo
A
A
A
JAKARTA - Para orang tua belakangan ini dibuat khawatir oleh kasus gagal ginjal akut atau gangguan ginjal akut progresif atipikal pada Anak (GGAPA) yang terus bertambah. Mereka melakukan segala cara agar si buah hati tidak terserang penyakit tersebut.
Spesialis Anak dr. Hestu Putri Yanuarti, SpA, MKes mengatakan, para orang tua diharuskan lebih waspada terhadap kesehatan anak-anak mereka. Khususnya terkait gejala yang menunjukkan adanya gagal ginjal.
Baca Juga: Epidemiolog: Status KLB Kasus Gagal Ginjal Akut Penting Bantu Masyarakat
"Ayah bunda di rumah yang harus diwaspadai adalah gejala-gejala yang berhubungan dengan ginjal itu," kata dr. Hestu dalam Podcast Aksi Nyata bersama Partai Perindo bertajuk Kenali Penyebab Gagal Ginjal Pada Anak dan Bagaimana Cara Pencegahannya, Rabu (26/10/2022).
Lebih lanjut dr. Hestu menjelaskan, salah satu gejala atau tanda terjadinya gagal ginjal yaitu jumlah takaran urin anak lebih sedikit yang tak seperti biasanya.
"Kalau urin atau pipis anaknya berkurang tidak seperti biasanya, itu harus diwaspadai," ujar dia.
Spesialis Anak dr. Hestu Putri Yanuarti, SpA, MKes mengatakan, para orang tua diharuskan lebih waspada terhadap kesehatan anak-anak mereka. Khususnya terkait gejala yang menunjukkan adanya gagal ginjal.
Baca Juga: Epidemiolog: Status KLB Kasus Gagal Ginjal Akut Penting Bantu Masyarakat
"Ayah bunda di rumah yang harus diwaspadai adalah gejala-gejala yang berhubungan dengan ginjal itu," kata dr. Hestu dalam Podcast Aksi Nyata bersama Partai Perindo bertajuk Kenali Penyebab Gagal Ginjal Pada Anak dan Bagaimana Cara Pencegahannya, Rabu (26/10/2022).
Lebih lanjut dr. Hestu menjelaskan, salah satu gejala atau tanda terjadinya gagal ginjal yaitu jumlah takaran urin anak lebih sedikit yang tak seperti biasanya.
"Kalau urin atau pipis anaknya berkurang tidak seperti biasanya, itu harus diwaspadai," ujar dia.
Lihat Juga :