Aurel Hermansyah Kesal Atta Halilintar Ingin Terapkan Jam Malam pada Ameena: Ini Bukan Zaman Batu
Kamis, 27 Oktober 2022 - 17:44 WIB
loading...
A
A
A
Aurel sendiri menganut konsep "bebas" untuk anaknya. Ia ingin menempatkan posisinya sebagai sahabat buat sang anak. Sebab, pola asuh itulah yang Aurel adopsi dari orang tuanya sejak kecil hingga dewasa.
"Aku pribadi merasa kalau anak dikekang, semakin nggak boleh ini itu, nanti takutnya dia berontak. Pergi dari rumah, jadi bandel atau diem-diem," ungkap artis 24 tahun itu.
Baca Juga: Ini Respons Krisdayanti soal Kontrak Atta Halilintar Melarang Ameena Pacaran hingga 2046
Ketimbang dikekang ataupun dilarang, Aurel berpendapat, lebih baik anak diberi tahu tentang risiko atas apa yang ia jalani.
"Maksudku, lebih baik kita kasih tahu aja kalau Ameena mau apa, jangan dimarahi, jangan dilarang. Jadi, lebih ke kamu kalau gini, nanti jadinya gini lho," katanya.
Meski kerap berdebat tentang banyak hal, seiring perjalanan waktu berumah tangga, Aurel mengaku kini sudah memahami tabiat Atta. Ia juga memiliki trik tersendiri untuk melembutkan hati sang suami yang terkadang keras memegang prinsip. Yakni dengan tidak mendebat ucapan Atta saat sedang berbicara dan memilih berdiskusi di lain waktu seraya menghabiskan waktu berdua.
"Aku pribadi merasa kalau anak dikekang, semakin nggak boleh ini itu, nanti takutnya dia berontak. Pergi dari rumah, jadi bandel atau diem-diem," ungkap artis 24 tahun itu.
Baca Juga: Ini Respons Krisdayanti soal Kontrak Atta Halilintar Melarang Ameena Pacaran hingga 2046
Ketimbang dikekang ataupun dilarang, Aurel berpendapat, lebih baik anak diberi tahu tentang risiko atas apa yang ia jalani.
"Maksudku, lebih baik kita kasih tahu aja kalau Ameena mau apa, jangan dimarahi, jangan dilarang. Jadi, lebih ke kamu kalau gini, nanti jadinya gini lho," katanya.
Meski kerap berdebat tentang banyak hal, seiring perjalanan waktu berumah tangga, Aurel mengaku kini sudah memahami tabiat Atta. Ia juga memiliki trik tersendiri untuk melembutkan hati sang suami yang terkadang keras memegang prinsip. Yakni dengan tidak mendebat ucapan Atta saat sedang berbicara dan memilih berdiskusi di lain waktu seraya menghabiskan waktu berdua.
(tsa)
Lihat Juga :