Kasus Gangguan Ginjal Akut pada Anak Turun, 102 Sembuh dan 28 Dirawat
Senin, 07 November 2022 - 08:57 WIB
loading...
A
A
A
"Mohon bantuannya untuk para kepala dinkes provinsi dan kabupaten atau kota agar kontrol pemberian obat di apotek dan bidan untuk melindungi balita kita," sambungnya.
Selain kasus baru yang dilaporkan konsisten menurun, angka kematian pada kasus ini pun turun konsisten. Ini karena memberikan obat Fomepizole sebagai terapi gangguan ginjal akut.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat bahwa tak hanya RSCM, total sudah 17 rumah sakit di 11 provinsi yang kebagian jatah obat ini sejak 25 Oktober 2022. Sekitar 87 persen Fomepizole didatangkan dari luar negeri bersifat hibah gratis, sisanya beli.
Sebelumnya, Kemenkes juga sudah mengeluarkan Petunjuk Penggunaan Obat Sediaan Cair/Sirup pada Anak dalam rangka Pencegahan Peningkatan Kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) atau (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) Nomor HK.02.02/III/3515/2022 tanggal 24 Oktober 2022.
Baca Juga: Obat Gangguan Ginjal Akut di Indonesia 87 Persen dari Donasi Berbagai Negara
Selain kasus baru yang dilaporkan konsisten menurun, angka kematian pada kasus ini pun turun konsisten. Ini karena memberikan obat Fomepizole sebagai terapi gangguan ginjal akut.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat bahwa tak hanya RSCM, total sudah 17 rumah sakit di 11 provinsi yang kebagian jatah obat ini sejak 25 Oktober 2022. Sekitar 87 persen Fomepizole didatangkan dari luar negeri bersifat hibah gratis, sisanya beli.
Sebelumnya, Kemenkes juga sudah mengeluarkan Petunjuk Penggunaan Obat Sediaan Cair/Sirup pada Anak dalam rangka Pencegahan Peningkatan Kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) atau (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) Nomor HK.02.02/III/3515/2022 tanggal 24 Oktober 2022.
Baca Juga: Obat Gangguan Ginjal Akut di Indonesia 87 Persen dari Donasi Berbagai Negara
(dra)
Lihat Juga :