Klaim Vape Jadi Penyebab Paru-paru Popcorn Tidak Relevan, Ini Penjelasan Ahli
Senin, 07 November 2022 - 14:31 WIB
loading...
Baru-baru ini klaim vape dapat menyebabkan popcorn lung atau paru-paru popcorn, suatu kondisi di mana saluran udara di paru-paru mengecil sehingga menyebabkan batuk dan nafas pendek, ramai diperbincangkan. Foto/Ilustrasi/Ist
A
A
A
JAKARTA - Baru-baru ini klaim vape dapat menyebabkan “popcorn lung” atau paru-paru “popcorn”, suatu kondisi di mana saluran udara di paru-paru mengecil sehingga menyebabkan batuk dan nafas pendek, ramai diperbincangkan. Hingga saat ini belum ditemukan kasus popcorn lung di dalam negeri.
“Cancer Research UK sudah mengatakan bahwa belum ada kasus popcorn lung yang diakibatkan oleh penggunaan vape. Para produsen di Indonesia pun saat ini tidak menggunakan diacetyl, karena diacetyl sudah dilarang di berbagai negara, sehingga bahan perasa yang kami gunakan tidak mengandung diacetyl.” kata Sekretaris Jenderal Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Garindra Kartasasmita.
Garindra menambahkan, asosiasinya berkomitmen agar tetap menggunakan bahan baku standar yang aman digunakan. Ia menyamakan kondisinya seperti industri makanan dan minuman, bahwa akan terus menyesuaikan dengan harga bahan baku vape yang semakin tinggi.
Dalam laman resminya, Cancer Research UK membantah bila rokok elektrik dapat menyebabkan popcorn lung. Organisasi tersebut merekomendasikan rokok elektrik sebagai alat untuk berhenti merokok. Lembaga tersebut menilai, menggunakan rokok elektrik memiliki efek yang lebih rendah risiko dibandingkan tetap terus mengonsumsi rokok biasa.
Baca Juga: Catatan Pentingnya Standarisasi Buat Produk Vape
“Cancer Research UK sudah mengatakan bahwa belum ada kasus popcorn lung yang diakibatkan oleh penggunaan vape. Para produsen di Indonesia pun saat ini tidak menggunakan diacetyl, karena diacetyl sudah dilarang di berbagai negara, sehingga bahan perasa yang kami gunakan tidak mengandung diacetyl.” kata Sekretaris Jenderal Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Garindra Kartasasmita.
Garindra menambahkan, asosiasinya berkomitmen agar tetap menggunakan bahan baku standar yang aman digunakan. Ia menyamakan kondisinya seperti industri makanan dan minuman, bahwa akan terus menyesuaikan dengan harga bahan baku vape yang semakin tinggi.
Dalam laman resminya, Cancer Research UK membantah bila rokok elektrik dapat menyebabkan popcorn lung. Organisasi tersebut merekomendasikan rokok elektrik sebagai alat untuk berhenti merokok. Lembaga tersebut menilai, menggunakan rokok elektrik memiliki efek yang lebih rendah risiko dibandingkan tetap terus mengonsumsi rokok biasa.
Baca Juga: Catatan Pentingnya Standarisasi Buat Produk Vape
Lihat Juga :