Klaim Kasus Gagal Ginjal Akut Terkendali Dianggap Over Confident, Ini Kata Epidemiolog

Selasa, 08 November 2022 - 12:01 WIB
loading...
Klaim Kasus Gagal Ginjal...
Epidemiolog Griffith University Australia Dicky Budiman menilai bahwa Kemenkes over confident karena mengklaim kasus gagal ginjal akut sudah terkendali. Foto/Dok.MPI
A A A
JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengklaim bahwa kasus gagal ginjal akut di Indonesia semakin terkendali usai mengeluarkan imbauan larangan mengonsumsi obat sirup. Salah satu indikatornya adalah tidak ada penambahan kasus baru per 6 November 2022.

Kasus kematian pasien gagal ginjal akut juga tidak ada di periode yang sama. Ini menjadi kabar baik bagi masyarakat, namun Epidemiolog Griffith University Australia Dicky Budiman menilai bahwa Kemenkes over confident.

"Saya gak begitu percaya dan berbahaya menyatakan (aman) dari data yang hanya bersumber dari laporan fasilitas pelayanan kesehatan," terang Dicky pada MNC Portal, Selasa (8/11/2022).

"Jadi, jika menyatakan bahwa kasus gagal ginjal akut ini mulai terkendali, itu sangat prematur dan over confident," tambahnya.

Baca Juga: Gandeng Epidemiolog, Kemenkes Kaji Status KLB Gagal Ginjal Akut pada Anak

Mengandalkan data yang dilaporkan ke fasiltas pelayanan kesehatan, yang dipastikan Dicky bukan data real, sangat berbahaya. Artinya, banyak kasus yang tidak tercatat di masyarakat dan ini akan merugikan masyarakat sendiri.

"Di Indonesia itu 70 persen orang sakit tidak langsung ke rumah sakit, melainkan mereka merawat diri di rumah. Karena hal itu, mengandalkan data laporan kasus saja akan membahayakan," tegas Dicky.

Ia melanjutkan, apalagi obat yang dilarang itu dijual bebas dan harganya relatif murah. Kondisi ini memperburuk situasi data kasus gagal ginjal akut.

"Saya juga menilai terlalu prematur untuk menyatakan bahwa penyebab terbesar gagal ginjal akut adalah cemaran etilen glikol dan dietilen glikol," ungkapnya.

"Pemerintah harus membuka secara terang semua faktor yang diduga penyebab gagal ginjal akut dan kasus di setiap faktornya, agar publik juga punya kewaspadaan pada kondisi lain," tambah Dicky Budiman.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Kabar Warga Singapura...
Heboh Kabar Warga Singapura Diduga Kena Hantavirus, Kemenkes Ungkap Hasil Tesnya
Kemenkes Pastikan Dua...
Kemenkes Pastikan Dua Suspek Hantavirus di Indonesia Sudah Negatif dan Sembuh
Mengenal Nutri-Level,...
Mengenal Nutri-Level, Kebijakan Kemenkes untuk Pola Makan Lebih Sehat
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
3 Dokter Internsip Meninggal...
3 Dokter Internsip Meninggal dalam Sebulan, Kemenkes: Bukan karena Kelelahan Kerja
Dari 2.220 ke 146 Kasus:...
Dari 2.220 ke 146 Kasus: Campak Turun Tajam, Kewaspadaan Tetap Diperlukan
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Rekomendasi
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Berita Terkini
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
5 Alasan See You at...
5 Alasan See You at Work Tomorrow Jadi Drakor Romansa Kantor yang Dinantikan
Dituding Bergantung...
Dituding Bergantung pada Lesti Kejora, Rizky Billar Beberkan Rumah Cash dan Aset Miliknya
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved