Soroti Kesetaraan Gender di Forum G20, Anne Hathaway: Perempuan Berperan Besar Bagi Sistem Kesehatan Kita
Senin, 14 November 2022 - 18:27 WIB
loading...
A
A
A
Pemain film Les Miserables ini juga mengungkapkan, bahwa perempuan merupakan salah satu korban yang memiliki dampak terbesar dalam krisis ekonomi yang terjadi akibat hantaman pandemi Covid-19 dalam beberapa tahun terakhir.
“Begitu banyak yang sudah mulai tampak dan dipertajam oleh krisis-krisis global yang belum pernah terjadi sebelumnya, misalnya pandemi Covid-19. Pandemi telah cukup memberikan imbas yang tinggi dan menyusahkan bagi semua orang. Namun, lebih sulit lagi bagi kaum perempuan,” tegasnya.
Padahal, ia menilai peran perempuan cukup besar selama memerangi pandemi Covid-19. Anne menyebut, banyak perempuan yang berperan besar dengan menjadi tenaga kesehatan bahkan sebagai penemu vaksin.
“Ironisnya, pandemi ini juga memperlihatkan bahwa masa depan kita sangat bergantung dan membutuhkan kemampuan dan kepemimpinan perempuan. Perempuan sangat berperan besar dalam sistem kesehatan kita dan juga menemukan vaksin-vaksin penyelamat jiwa," katanya.
“Misalnya, di tahun ini saja, di 169 negara dan wilayah, partisipasi tenaga kerja perempuan diekspektasikan tetap dibawah level pra-pandemi," lanjutnya.
“Begitu banyak yang sudah mulai tampak dan dipertajam oleh krisis-krisis global yang belum pernah terjadi sebelumnya, misalnya pandemi Covid-19. Pandemi telah cukup memberikan imbas yang tinggi dan menyusahkan bagi semua orang. Namun, lebih sulit lagi bagi kaum perempuan,” tegasnya.
Padahal, ia menilai peran perempuan cukup besar selama memerangi pandemi Covid-19. Anne menyebut, banyak perempuan yang berperan besar dengan menjadi tenaga kesehatan bahkan sebagai penemu vaksin.
“Ironisnya, pandemi ini juga memperlihatkan bahwa masa depan kita sangat bergantung dan membutuhkan kemampuan dan kepemimpinan perempuan. Perempuan sangat berperan besar dalam sistem kesehatan kita dan juga menemukan vaksin-vaksin penyelamat jiwa," katanya.
“Misalnya, di tahun ini saja, di 169 negara dan wilayah, partisipasi tenaga kerja perempuan diekspektasikan tetap dibawah level pra-pandemi," lanjutnya.
(hri)
Lihat Juga :