Ini Alasan Oki Setiana Dewi Izinkan Anak Bungsunya Dijadikan Objek Penelitian Penyakit Langka

Rabu, 16 November 2022 - 13:18 WIB
loading...
Ini Alasan Oki Setiana Dewi Izinkan Anak Bungsunya Dijadikan Objek Penelitian Penyakit Langka
Oki Setiana Dewi dan suami, Ory Vitrio telah memberikan izin kepada Prof. Deby Vinski untuk melakukan penelitian terhadap anak bungsunya, Sulaiman Ali Abdullah. / Foto: Instagram @okisetianadewi
A A A
JAKARTA - Oki Setiana Dewi dan sang suami, Ory Vitrio telah memberikan izin kepada Prof. Deby Vinski untuk melakukan penelitian terhadap anak bungsunya yang bernama Sulaiman Ali Abdullah.

Ya, Sulaiman Ali Abdullah akan dijadikan objek penelitian usai menjalani terapi Stem Cell kedua, karena mengidap penyakit langka yakni Prader Willi Syndrome (PWS).

Prof. Deby Vinski merupakan dokter yang menangani Sulaiman. Dengan izin tersebut, dia memasukkan Sulaiman dalam daftar objek penelitian.

Baca juga: Sabet Gelar Doktor, Oki Setiana Dewi Masih Pikir-Pikir Jadi Dosen

"Setelah ini Sulaiman akan saya masukkan ke dalam program Work of Stem Cell, di mana beberapa peneliti dunia akan meneliti mengenai Prader Willie Syndrome," ungkap Prof Deby Vinski kepada awak media, di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, belum lama ini.

"Jadi mungkin prosesnya di luar negeri, tapi Sulaiman akan saya masukkan dalam daftar tersebut atas izin Bang Rio dan Ustazah Oki dan sebagainya," katanya lagi.

Sementara itu, bukan tanpa alasan, Oki Setiana Dewi memberikan izin bahwa anak bungsunya dijadikan objek penelitian.



Oki Setiana Dewi menyadari bahan penelitian Sulaiman bisa berguna bagi mereka yang bernasib sama. Pasalnya, tidak sedikit orang tua yang belum memahami cara pengobatan untuk sindrom Prader Willi.

"Saya bilang sama prof, kalau Sulaiman mau dijadikan penelitian apapun untuk bisa bantu banyak orang, maka silakan. Semoga anak anak lain terbantu," kata Oki.

Baca juga: 3 Penyakit yang Pernah Diderita Raffi Ahmad, Salah Satunya Kolesterol Tinggi

"Aku ikut komunitasnya, ada yang bertahan dan tidak. Untuk itu saya harus melakukan sesuatu," lanjut aktris dan pendakwah 33 tahun itu.
(nug)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3150 seconds (10.177#12.26)